
Bareksa – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa berada di level 5.925, atau 18,6% lebih tinggi dibandingkan posisi 19 Oktober 2026 di level 4.997, berdasarkan simulasi Samuel Sekuritas yang tidak memasukkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) dalam perhitungan indeks. Perbedaan tersebut mencapai 928 poin. Simulasi ini memperlihatkan bagaimana keberadaan saham HSC memengaruhi perhitungan IHSG, yang selama ini menjadi acuan utama pergerakan pasar saham Indonesia.
Perbandingan IHSG dengan dan Tanpa Saham HSC
Indikator | Level IHSG |
IHSG 19 Oktober 2026 | 4.997 |
IHSG tanpa saham HSC | 5.925 |
Selisih | 928 poin (+18,6%) |
Sumber: Samuel Sekuritas
Saham HSC merupakan saham dengan kepemilikan yang terkonsentrasi pada pemegang saham tertentu. Konsentrasi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi transparansi dan jumlah saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan (free float).
MSCI sebelumnya meminta perbaikan transparansi kepemilikan dan tata kelola pasar saham Indonesia. Karena itu, perhitungan Samuel Sekuritas menjadi bahan tambahan untuk melihat pengaruh saham HSC terhadap indeks.
Namun, level 5.925 bukan target IHSG. Angka tersebut merupakan hasil simulasi dengan mengeluarkan saham HSC dari perhitungan, bukan perkiraan kenaikan IHSG sebesar 18,6% pada perdagangan berikutnya.
Simulasi Samuel Sekuritas menunjukkan selisih cukup besar antara IHSG yang berlaku saat ini dan indeks yang dihitung tanpa saham HSC. Hasil ini dapat menjadi bahan evaluasi komposisi indeks dan transparansi kepemilikan saham. Meski demikian, masuknya suatu saham dalam kategori HSC tidak otomatis berarti saham tersebut melanggar aturan.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.