Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: ISAT, PTRO & WIRG, IHSG Berpotensi Positif

Abdul Malik • 18 Aug 2026

an image
Ilustrasi lokasi proyek PT Petrosea Tbk (PTRO). (akun resmi Linkedin Petrosea)

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 18 Agustus 2026 menyoroti ISAT, PTRO, dan WIRG sebagai pilihan trading jangka pendek. IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.267–6.463 dengan kecenderungan tetap di zona positif, ditopang rebound signifikan pada perdagangan sebelumnya.

Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 1,59% ke level 6.402 pada perdagangan Jumar 14 Agustus 2026, meski investor asing mencatat net sell Rp1 triliun.

Healthcare (+3,09%), Properties & Real Estate (+2,99%), dan Energy (+2,66%) menjadi sektor dengan kinerja terbaik. MDKA (+3,94% ke Rp2.900), TLKM (+1,16% ke Rp2.620), dan BMRI (+0,97% ke Rp4.170) tercatat sebagai penggerak utama indeks, sementara rupiah menguat 45 poin ke Rp17.825 per US$.

Dari global, bursa Wall Street melemah akibat kekhawatiran konflik Iran yang mendorong lonjakan harga minyak - Dow Jones turun 0,51% ke 53.460, S&P 500 turun 0,52% ke 7.745, dan Nasdaq turun 0,32% ke 26.645. Harga minyak WTI naik 2,10-2,55% ke US$84,5/barel dan Brent naik 2,65% ke US$90,9/barel menyusul serangan Israel terhadap Hezbollah. Pasar Asia justru menguat, dengan Nikkei naik 0,74% ke 69.220 dan Hang Seng melonjak 1,34% ke 25.453, rebound setelah empat sesi pelemahan beruntun.

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (18/8/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.267 (support) - 6.463 (resistance), dengan indeks berpotensi tetap di zona positif. Secara teknikal, IHSG bergerak sideways, masih dalam fase konsolidasi usai rebound dari titik rendah 5.318. Support berada di garis tren naik jangka pendek dan area 6.029, sementara resistance terdekat di 6.463 dan 6.500; breakout di atas level tersebut berpotensi memperkuat rebound menuju 6.700, meski konfirmasi breakout yang berkelanjutan masih diperlukan.

Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.

Daftar Isi

• Rekomendasi Saham Hari Ini, 18 Agustus 2026

• 1. ISAT – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk

• 2. PTRO – PT Petrosea Tbk

• 3. WIRG – PT WIR ASIA Tbk

• Tabel Rekomendasi Saham

• Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar Ciptadana

• Faktor Risiko Utama

• Kesimpulan

• Pertanyaan Umum

Rekomendasi Saham Hari Ini, 18 Agustus 2026

Strategi: Quick Trade

1. ISAT – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk

  • Harga Terakhir: Rp2.540
  • Target Harga: Rp2.670–2.750
  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp2.120
  • Range Beli: Rp2.430–2.510
  • Prioritas Entry: Rp2.430–2.450

Analisis: ISAT naik 2,83% ke Rp2.540 pada 14 Agustus, melanjutkan reli dengan kenaikan 17,05% dalam 5 hari dan 33,68% dalam 20 hari terakhir - jauh di atas MA20 Rp2.042 dan MA50 Rp1.926, menandakan tren naik yang kuat. RSI 67,05 mulai mendekati area overbought meski belum seekstrem periode sebelumnya. Prioritaskan entry di Rp2.430–2.450 karena rasio risk/reward dari entry atas hanya sekitar 0,41:1, sehingga entry di area bawah Range Beli lebih ideal untuk memperbaiki rasio risiko.

Beli Saham ISAT di Sini

2. PTRO – PT Petrosea Tbk

  • Harga Terakhir: Rp5.250
  • Target Harga: Rp5.525–5.675
  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp5.000
  • Range Beli: Rp5.050–5.175
  • Prioritas Entry: Rp5.050–5.080

Analisis: PTRO naik 0,96% ke Rp5.250 pada 14 Agustus, melanjutkan reli dengan naik 28,99% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp4.815 dan MA50 Rp4.371 - tren naik terkonfirmasi dengan breakout kedua rata-rata pergerakan terlampaui. RSI 52,44 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan yang masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp5.050–5.080 karena rasio risk/reward dari entry atas cukup menarik, sekitar 2,00:1.

Beli Saham PTRO di Sini

3. WIRG – PT WIR ASIA Tbk

  • Harga Terakhir: Rp64
  • Target Harga: Rp67–69
  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp62
  • Range Beli: Rp62–63

Analisis: WIRG naik 1,59% ke Rp64 pada 14 Agustus, melanjutkan reli dengan kenaikan 20,75% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp60 dan MA50 Rp56 - tren naik terkonfirmasi. RSI 51,59 mengindikasikan momentum netral dengan ruang kenaikan yang masih terbuka. Perlu dicatat bahwa batas rugi (Rp62) hampir menyatu dengan batas bawah Range Beli, sehingga margin risikonya sangat tipis - mengingat harga saham di bawah Rp100, investor perlu mempertimbangkan risiko slippage dan fluktuasi tick harga sebelum entry.

Beli Saham WIRG di Sini

Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 18 Agustus 2026

Kode Saham

Sinyal

Harga Terakhir

Target Harga

Batas Rugi (Stop Loss)

ISAT

Quick Trade

Rp2.540

Rp2.670–2.750

Rp2.120

PTRO

Quick Trade

Rp5.250

Rp5.525–5.675

Rp5.000

WIRG

Quick Trade

Rp64

Rp67–69

Rp62

Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 14/8/2026

Sorotan Pasar 

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (18/8/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.267 (support) - 6.463 (resistance), dengan indeks berpotensi tetap di zona positif. IHSG bergerak sideways dalam fase konsolidasi usai rebound dari titik rendah 5.318, dengan support di garis tren naik jangka pendek dan area 6.029, serta resistance di 6.463–6.500; breakout di atas level tersebut berpotensi memperkuat rebound menuju 6.700.

Di sisi makro, Presiden Prabowo Subianto mengungkap asumsi makroekonomi utama RAPBN 2027, dengan target pertumbuhan ekonomi 6% YoY (naik dari 5,4% di 2026), inflasi sekitar 2,5% YoY, yield SBN 10 tahun 6,9%, rupiah diasumsikan Rp17.500/US$, dan defisit fiskal diperketat ke 2,4% dari PDB. Analis menilai target pertumbuhan tersebut terlalu optimistis mengingat tantangan struktural ekonomi domestik dan global. Bank Indonesia juga memperluas MDR QRIS 0% ke seluruh merchant untuk transaksi hingga Rp100.000 mulai 1 Oktober 2026, sekaligus meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) ritel dengan 8 penerbit awal.

Di sisi emiten, Presiden Prabowo mengungkap laba bersih Semen Indonesia (SMGR) melonjak 408,9% YoY di semetser I 2026 meski data resmi belum dirilis, analis mempertahankan rating Buy (target harga Rp1.900/saham). Siloam International Hospitals (SILO) merestrukturisasi nilai akuisisi rumah sakit dari First REIT menjadi Rp6,91 triliun net consideration (turun dari gross Rp9 triliun), dengan analis tetap mempertahankan rating Buy (target harga Rp3.250/saham).

Faktor Risiko Utama

  • WIRG Memiliki Margin Risiko Sangat Tipis: Batas rugi WIRG (Rp62) hampir menyatu dengan batas bawah Range Beli, sehingga ruang toleransi risiko sangat sempit. Mengingat harga saham di bawah Rp100, investor perlu mewaspadai risiko slippage dan fluktuasi tick harga yang dapat memicu stop loss tereksekusi lebih cepat dari perkiraan.
  • ISAT Mulai Mendekati Area Overbought: RSI ISAT di level 67,05 mulai mendekati ambang overbought (70), setelah reli tajam dalam beberapa hari terakhir. Rasio risk/reward dari entry atas juga relatif tipis (0,41:1), sehingga entry di area bawah Range Beli lebih disarankan.
  • Ketidakpastian Global Terkait Konflik Iran: Lonjakan harga minyak akibat eskalasi konflik di Timur Tengah turut menekan bursa AS dan berpotensi menambah volatilitas pasar global, termasuk terhadap sentimen investor asing di pasar domestik.

Kesimpulan

Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa untuk perdagangan 18 Agustus 2026 - ISAT, PTRO, dan WIRG - menawarkan peluang rebound jangka pendek di tengah IHSG yang melanjutkan penguatan dan berpotensi tetap di zona positif. PTRO menonjol dengan rasio risk/reward paling menarik (2,00:1), sementara ISAT dan WIRG memerlukan kehati-hatian ekstra masing-masing karena RSI yang mendekati overbought dan margin batas rugi yang sangat tipis. Prioritaskan entry ISAT di Rp2.430–2.450, PTRO di Rp5.050–5.080, dan WIRG di Rp62–63, dengan manajemen risiko yang disiplin.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Apa bisnis utama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT)?

ISAT adalah salah satu operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, menyediakan layanan seluler, data, dan konektivitas digital. Perseroan terbentuk dari merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia.

Apa bisnis utama PT Petrosea Tbk (PTRO)?

PTRO adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pertambangan terintegrasi, konstruksi, dan rekayasa (engineering), yang juga memiliki eksposur pada sektor energi dan transisi energi di Indonesia.

Apa bisnis utama PT WIR ASIA Tbk (WIRG)?

WIRG adalah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang extended reality (XR), meliputi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), untuk kebutuhan periklanan digital, hiburan, dan solusi korporat.

Mengapa rasio risk/reward penting dalam menentukan area entry?

Rasio risk/reward yang lebih tinggi menandakan potensi keuntungan yang lebih besar dibanding risiko kerugian dari suatu level entry. Semakin rendah rasio tersebut dari entry atas, semakin disarankan bagi investor untuk menunggu entry di area bawah Range Beli agar potensi keuntungan lebih sepadan dengan risiko yang diambil.

Mengapa IHSG diproyeksikan tetap di zona positif meski asing mencatat net sell?

Penguatan IHSG yang ditopang sektor domestik seperti Healthcare dan Properties & Real Estate, serta penguatan rupiah, dapat mengimbangi tekanan dari net sell asing. Selama IHSG mampu bertahan di atas level support utama dan bergerak mendekati resistance, bias teknikal jangka pendek tetap condong positif meski arus dana asing keluar.

Profil Penulis

Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.