
Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,04% ke level 6.042 pada perdagangan 15 Juli 2026. Penguatan dipimpin sektor Basic Materials (0,76%), Properti (0,57%), dan Consumer Cyclicals (0,49%), sementara Healthcare (-1,08%) dan Finansial (-0,41%) menjadi penekan. Investor asing mencatat net sell Rp152 miliar sementara rupiah menguat 25 poin ke Rp18.067/USD.
Dari global, bursa Wall Street menguat didorong inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan dan awal musim laporan keuangan Q2 2026 yang solid. Harga minyak Brent masih bertahan di US$85,0/bbl. Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (16/7/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 5.898 (support) – 6.171 (resistance) dengan potensi sideways di zona positif.
Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.
Rekomendasi Saham Hari Ini, 16 Juli 2026
1. ARTO (Quick Trade)
2. RAJA (Quick Trade)
3. INDY (Quick Trade)
Tabel Rekomendasi Saham, 16 Juli 2026
1. ARTO (Quick Trade)
Harga Terakhir: Rp1.250
Target Harga: Rp1.315–1.350
Batas Rugi: Rp930
Range Beli: Rp940–1.235
Prioritas Entry: Rp940–1.010
PT Bank Jago Tbk (ARTO) membentuk breakout di atas MA20 Rp1.005 dan MA50 Rp1.030 dengan kenaikan 7,76% pada 15 Juli, menyentuh level tertinggi 20 hari terakhir. RSI 73,15 mengindikasikan momentum beli yang kuat namun sudah memasuki area overbought — waspadai potensi koreksi jangka pendek. Prioritaskan entry di Rp940–1.010 untuk menjaga risk/reward yang optimal.
2. RAJA (Quick Trade)
Harga Terakhir: Rp4.600
Target Harga: Rp4.830–4.970
Batas Rugi: Rp4.040
Range Beli: Rp4.080–4.550
Prioritas Entry: Rp4.080–4.190
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) berada di atas MA20 Rp4.010 dan MA50 Rp3.750 — tren naik terkonfirmasi dengan breakout kedua MA terlampaui. RSI 67,35 menunjukkan momentum beli menguat, mulai mendekati area overbought. Sebagai perusahaan energi dengan portofolio transmisi gas dan ketenagalistrikan, RAJA mendapat tailwind dari harga minyak Brent yang bertahan di US$85/bbl. Pullback ke Rp4.080–4.190 menawarkan risk/reward paling optimal.
3. INDY (Quick Trade)
Harga Terakhir: Rp2.240
Target Harga: Rp2.360–2.420
Batas Rugi: Rp1.980
Range Beli: Rp2.000–2.210
Prioritas Entry: Rp2.000–2.050
PT Indika Energy Tbk (INDY) membentuk breakout di atas MA20 Rp2.050 dan MA50 Rp2.120, mengonfirmasi pemulihan tren jangka pendek. RSI 66,36 mengindikasikan momentum beli menguat dengan ruang kenaikan yang masih tersedia. Harga batu bara yang naik 0,82% ke US$128,8/ton memberikan sentimen positif bagi konglomerat energi ini. Entry di Rp2.000–2.050 memberikan risk/reward yang lebih baik dibandingkan entry di batas atas range.
Kode Saham | Sinyal | Harga Terakhir | Target Harga | Batas Rugi |
ARTO | Quick Trade | Rp1.250 | Rp1.315–1.350 | Rp930 |
RAJA | Quick Trade | Rp4.600 | Rp4.830–4.970 | Rp4.040 |
INDY | Quick Trade | Rp2.240 | Rp2.360–2.420 | Rp1.980 |
Sumber: Data BEI, Ciptadana Sekuritas Asia, Tim Analis Bareksa. harga terakhir per 15/7/2026
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.