MDKA Catatkan Laba Positif di Q1 2026, Produksi Emas dan Nikel Jadi Pendorong

Abdul Malik • 30 Jun 2026

an image
Tambang Tembaga Wetar yang dikelola oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya. (Perusahaan)

MDKA membukukan PATMI US$57 juta pada kuartal pertama 2026, berbalik positif dari rugi US$27 juta di kuartal sebelumnya. EBITDA melonjak 218% QoQ ditopang kontribusi emas Pani dan nikel.

Bareksa — PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatat bottom line positif pada kuartal pertama 2026, didorong kontribusi emas dan bijih nikel yang lebih tinggi serta perbaikan profitabilitas di seluruh portofolio pertambangannya, berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia (30/6/2026). Hasil ini melampaui ekspektasi pasar, terutama pada level operasional.

Pendapatan mencapai US$620 juta, tumbuh 2% secara kuartalan dan 24% secara tahunan, setara 15% dari proyeksi Ciptadana dan 19% dari konsensus tahun penuh 2026. 

EBITDA melonjak ke US$251 juta, naik 218% secara kuartalan dan 294% secara tahunan, setara 28% dari proyeksi Ciptadana — melampaui konsensus di 26%.

PATMI Berbalik Positif US$57 Juta Berkat Pani Gold dan Nikel

Laba bersih setelah pajak dan kepentingan non-pengendali (PATMI) MDKA berbalik positif ke US$57 juta, dari posisi rugi US$27 juta pada kuartal keempat 2025 dan rugi US$4 juta pada kuartal pertama 2025. 

Perbaikan ini didorong tiga faktor utama: kenaikan penjualan limonit (bijih nikel) yang ditopang volume dan harga kontrak yang lebih kuat; kenaikan pendapatan emas seiring average selling price (ASP) emas yang lebih tinggi dan penjualan emas perdana dari EMAS; serta perbaikan profitabilitas NPI seiring kenaikan harga nikel LME.

Hasil ini mendorong ekspansi margin yang signifikan di seluruh lini. Margin kotor melonjak ke 35,1% dari 8,3% pada kuartal sebelumnya, margin EBITDA naik ke 40,5% dari 13,0%, dan margin bersih berbalik positif ke 9,3% dari minus 4,5%.

Ringkasan Kinerja MDKA Kuartal Pertama 2026 (US$ juta)

Indikator

Q1 2026

Q4 2025

Q1 2025

QoQ

YoY

Pendapatan

620

608

502

+2%

+24%

EBITDA

251

79

64

+218%

+294%

PATMI

57

(27)

(4)

N/A

N/A

Margin Kotor (%)

35,1

8,3

11,5

Margin EBITDA (%)

40,5

13,0

12,7

Margin Bersih (%)

9,3

(4,5)

(0,7)

Sumber: Riset Ciptadana Sekuritas Asia, 30 Juni 2026

Pemulihan operasional MDKA dinilai berkualitas tinggi karena ditopang oleh dua segmen sekaligus — logam mulia dan nikel hilir — bukan hanya satu komoditas tunggal. Hal ini memberikan diversifikasi pendapatan yang lebih sehat dibanding periode-periode sebelumnya ketika kinerja MDKA lebih bergantung pada volatilitas harga nikel semata.

Kesimpulan

MDKA mencatat pemulihan operasional berkualitas tinggi pada kuartal pertama 2026, dengan PATMI berbalik positif ke US$57 juta ditopang kontribusi ganda dari emas dan nikel. Profil margin yang menguat memberikan keyakinan bahwa laba akan terus membaik seiring ramp-up produksi Pani Gold Project. Kombinasi diversifikasi komoditas dan efisiensi operasional menjadi fondasi penting bagi trajektori pertumbuhan MDKA ke depan.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Berapa PATMI MDKA pada kuartal pertama 2026?

MDKA membukukan PATMI US$57 juta pada kuartal pertama 2026, berbalik positif dari rugi US$27 juta pada kuartal keempat 2025 dan rugi US$4 juta pada kuartal pertama 2025.

Apa yang mendorong perbaikan laba MDKA pada kuartal pertama 2026?

Tiga faktor utama: kenaikan penjualan limonit (bijih nikel) yang ditopang volume dan harga kontrak yang lebih kuat, kenaikan pendapatan emas dari ASP yang lebih tinggi dan penjualan emas perdana EMAS, serta perbaikan profitabilitas NPI seiring kenaikan harga nikel global.

Mengapa hasil MDKA dinilai berkualitas tinggi oleh analis?

Pemulihan ditopang kontribusi ganda dari dua komoditas berbeda — emas dan nikel — memberikan diversifikasi pendapatan yang lebih sehat dibanding ketergantungan pada satu komoditas tunggal. Hal ini mengurangi risiko volatilitas pendapatan akibat fluktuasi harga komoditas tunggal.

Apa peran Proyek Pani Gold dalam pemulihan kinerja MDKA?

Penjualan emas perdana dari EMAS, entitas pengelola Proyek Pani Gold, berkontribusi signifikan terhadap kenaikan pendapatan emas MDKA pada kuartal pertama 2026. Seiring produksi Pani yang terus ramp-up, kontribusinya terhadap laba MDKA diperkirakan akan terus meningkat sepanjang 2026.

Bagaimana prospek MDKA untuk kuartal-kuartal mendatang?

Analis menilai profil margin yang menguat memberikan keyakinan bahwa laba MDKA akan terus membaik seiring ramp-up produksi Pani Gold Project. Kombinasi kontribusi emas dan nikel yang terus tumbuh diproyeksikan mendukung trajektori laba yang positif sepanjang sisa tahun 2026.

Profil Penulis

Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.