Saham TPIA Melonjak 12%, Rebound dari Titik Terendah, Ini yang Dicermati Investor

Abdul Malik • 02 Jun 2026

an image
Ilustrasi karyawan sedang bekerja di lokasi pabrik PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). (Dok. Perusahaan)

Saham TPIA naik 12,04% ke Rp2.000. Pasar mencermati rebound teknikal, konsesi pelabuhan baru, aksi beli direksi, dan klarifikasi perseroan ke BEI.

Bareksa - Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melonjak 12,04% ke Rp2.000 pada penutupan sesi I perdagangan 2 Juni 2026 setelah sempat menyentuh Rp2.070. Penguatan ini penting dicermati karena terjadi bersamaan dengan sejumlah keterbukaan informasi material, mulai dari konsesi pelabuhan baru hingga penambahan kepemilikan saham oleh direksi. 

Dari sisi teknikal, saham TPIA memantul dari level terendah 52 minggu di Rp1.670 dan berhasil kembali menembus area psikologis Rp2.000. Kenaikan hingga 12% dalam satu sesi menunjukkan momentum rebound jangka pendek mulai menguat, meski volatilitas masih tergolong tinggi.

Secara teknikal, area Rp2.070 menjadi resistance terdekat yang sedang diuji pasar. Jika mampu ditembus, harga berpotensi bergerak menuju Rp2.200 hingga Rp2.400. Sementara itu, area Rp1.900 menjadi support penting untuk menjaga momentum penguatan. TPIA merupakan emiten sektor petrokimia, infrastruktur, dan logistik.

Konsesi Pelabuhan

Di tengah lonjakan harga saham, sebelumnya anak usaha perseroan, PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), menandatangani Perjanjian Konsesi Badan Usaha Pelabuhan dengan KSOP Kelas I Banten pada 26 Mei 2026. Perseroan menyatakan kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas industri dan efisiensi logistik, khususnya untuk mendukung rantai pasok sektor petrokimia dan manufaktur.

Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara, Edi Rivai, menyebut konsesi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem logistik nasional sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri yang dilayani perseroan. Infrastruktur pelabuhan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Selain itu, Direksi TPIA bernama Raymond melaporkan pembelian 1,125 juta saham pada 22 Mei dan 25 Mei 2026 untuk tujuan investasi. Perseroan juga menegaskan kepada Bursa Efek Indonesia bahwa saham yang dijaminkan oleh pemegang saham utama sebesar 3,675 miliar saham atau 4,24799% dari modal disetor tidak berdampak material terhadap struktur kepemilikan maupun pengendalian perusahaan.

Ringkasan Data Utama TPIA

Keterangan
Nilai

Harga Saham (Sesi I, 2 Juni 2026)

Rp2.000

Kenaikan Harian

12,04%

Harga Tertinggi

Rp2.070

Harga Terendah

Rp1.670

Kapitalisasi Pasar

Rp173,02 triliun

PER

4,65 kali

High 52 Minggu

Rp10.650

Low 52 Minggu

Rp1.670

Pembelian Saham Direksi

1,125 juta saham

Kepemilikan Setelah Transaksi

5,05 juta saham

Saham Dijaminkan

3,675 miliar saham

Persentase Saham Dijaminkan

4,24799%

Sumber: BEI, TPIA diolah

Analisis Teknikal TPIA

Resistance
Support

Rp2.070

Rp1.900

Rp2.200

Rp1.820

Rp2.400

Rp1.670

Sumber: BEI, diolah

Catatan Penting bagi Investor

  • TPIA naik 12,04% ke Rp2.000 pada sesi I perdagangan 2 Juni 2026.

  • Saham memantul dari level terendah 52 minggu di Rp1.670.

  • Anak usaha memperoleh konsesi pelabuhan dari KSOP Kelas I Banten.

  • Direksi menambah kepemilikan 1,125 juta saham untuk investasi.

  • Perseroan menyatakan saham yang dijaminkan pemegang saham utama tidak berdampak material terhadap pengendalian perusahaan.

  • Area Rp2.070 menjadi resistance jangka pendek yang sedang diuji pasar.

Kesimpulan

Lonjakan saham TPIA terjadi seiring kombinasi faktor teknikal dan sejumlah perkembangan korporasi yang menjadi perhatian pasar. Rebound dari level terendah tahunan menunjukkan minat beli mulai kembali muncul pada saham ini.

Meski demikian, volatilitas masih relatif tinggi karena harga saham masih jauh di bawah puncak 52 minggu. Investor dapat mencermati perkembangan bisnis logistik, implementasi konsesi pelabuhan, serta kinerja operasional perseroan pada periode mendatang.

FAQ

1. Mengapa saham TPIA naik pada 2 Juni 2026?
Pasar mencermati rebound teknikal, konsesi pelabuhan baru, pembelian saham oleh direksi, serta klarifikasi perseroan kepada BEI.

2. Berapa kenaikan saham TPIA hari ini?
Saham TPIA naik 12,04% ke Rp2.000 pada penutupan sesi I perdagangan 2 Juni 2026.

3. Apa manfaat konsesi pelabuhan bagi TPIA?
Konsesi berpotensi meningkatkan efisiensi logistik, konektivitas industri, dan mendukung aktivitas bisnis petrokimia perseroan.

4. Berapa saham yang dibeli direksi TPIA?
Sebanyak 1,125 juta saham pada 22 Mei dan 25 Mei 2026 untuk tujuan investasi.

5. Apa level teknikal penting TPIA saat ini?
Resistance terdekat berada di Rp2.070 dan support utama berada di Rp1.900.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.