
Bareksa - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 4,83% menjadi Rp3.040 pada penutupan sesi I perdagangan 2 Juni 2026 setelah sempat menyentuh Rp3.060. Penguatan ini menjadi perhatian investor karena terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 10 Juni 2026 yang akan membahas penggunaan laba bersih tahun buku 2025, termasuk penetapan dividen.
Dari sisi teknikal, ANTM berhasil kembali menembus area psikologis Rp3.000 yang sebelumnya menjadi zona resistansi jangka pendek. Pergerakan dari level terendah harian Rp2.900 hingga mendekati puncak intraday Rp3.060 menunjukkan momentum bullish mulai menguat seiring meningkatnya minat beli pasar.
Secara teknikal, area Rp3.060 menjadi resistance terdekat yang sedang diuji. Jika mampu ditembus dan dipertahankan, ANTM berpotensi melanjutkan penguatan menuju Rp3.100 hingga Rp3.200. Sementara itu, area Rp3.000 menjadi support utama yang perlu dijaga untuk mempertahankan tren kenaikan jangka pendek. ANTM merupakan emiten pertambangan dan pengolahan mineral milik negara.
Selain faktor teknikal, perhatian investor tertuju pada agenda penggunaan laba bersih tahun buku 2025 yang akan dibahas dalam RUPS. Agenda tersebut menjadi penting karena akan menentukan alokasi laba, termasuk potensi pembagian dividen kepada pemegang saham.
RUPST ANTM dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026 melalui fasilitas eASY.KSEI. Selain penggunaan laba, rapat juga akan membahas perubahan susunan pengurus, perubahan anggaran dasar, serta persetujuan penugasan khusus terkait percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.
Agenda hilirisasi dicermati investor karena bisa memperkuat posisi ANTM dalam rantai pasok mineral strategis nasional. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham atas penugasan yang merujuk pada kebijakan pemerintah mengenai percepatan hilirisasi nikel dan investasi ekosistem kendaraan listrik.
Selain itu, pasar juga menyoroti peluang pembagian dividen ANTM. Manajemen sebelumnya mengindikasikan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) tahun buku 2025 direncanakan 50% dari laba bersih, dengan peluang meningkat apabila mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPST.
Manajemen menegaskan kebijakan dividen yang lebih besar tetap dapat dilakukan tanpa mengganggu operasional maupun rencana investasi perseroan, sehingga keputusan RUPS terkait penggunaan laba menjadi salah satu katalis utama yang dicermati investor dalam jangka pendek.
Ringkasan Data Utama ANTM
Keterangan | Data |
|---|---|
Harga Saham (Sesi I, 2 Juni 2026) | Rp3.040 |
Kenaikan Harian | 4,83% |
Harga Pembukaan | Rp2.950 |
Harga Tertinggi | Rp3.060 |
Harga Terendah | Rp2.900 |
Kapitalisasi Pasar | Rp73,05 triliun |
PER | 8,61 kali |
Dividend Yield Trailing | 4,99% |
Free Float | 34,84% |
Jumlah Investor SID | 218.250 |
Pemegang Saham Pengendali | MIND ID (65%) |
Sumber: ANTM, diolah
Agenda Penting RUPS ANTM
Agenda | Keterangan |
|---|---|
Tanggal RUPS | 10 Juni 2026 |
Penggunaan Laba Bersih 2025 | Termasuk penetapan dividen |
Penugasan Khusus | Hilirisasi nikel dan ekosistem EV |
Perubahan Pengurus | Direksi dan komisaris |
Perubahan Anggaran Dasar | Penyesuaian KBLI 2025 |
Sumber: ANTM, diolah
Analisis Teknikal ANTM
| Resistance | Support |
|---|---|
Rp3.060 | Rp3.000 |
Rp3.100 | Rp2.950 |
Rp3.200 | Rp2.900 |
Sumber: BEI, diolah
Keputusan penggunaan laba dan dividen tahun buku 2025.
Program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.
Perubahan susunan direksi dan komisaris.
Perkembangan harga nikel dan emas global.
Kemampuan ANTM mempertahankan posisi di atas level Rp3.000.
Penguatan saham ANTM pada awal Juni 2026 didukung kombinasi momentum teknikal dan ekspektasi pasar menjelang RUPS. Breakout di atas Rp3.000 menunjukkan sentimen jangka pendek yang membaik setelah saham bergerak dalam fase konsolidasi beberapa waktu terakhir.
Selain menunggu kepastian dividen, investor juga mencermati agenda hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik yang menjadi fokus strategis ANTM. Dengan indikasi DPR sebesar 50% dan peluang penyesuaian lebih tinggi sesuai keputusan pemegang saham, hasil RUPST 10 Juni 2026 berpotensi menjadi katalis penting bagi pergerakan saham ANTM dalam beberapa pekan ke depan.
1. Kapan RUPS ANTM diselenggarakan?
RUPS Tahunan ANTM dijadwalkan pada 10 Juni 2026.
2. Mengapa saham ANTM naik pada 2 Juni 2026?
Pasar mencermati momentum breakout teknikal di atas Rp3.000 serta agenda RUPS yang membahas dividen dan program strategis Perseroan.
3. Apakah ANTM sudah mengumumkan dividen tahun buku 2025?
Belum. Keputusan terkait penggunaan laba dan dividen akan dibahas dalam RUPS.
4. Siapa pemegang saham pengendali ANTM?
PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) dengan kepemilikan sekitar 65% saham.
5. Berapa free float ANTM saat ini?
Per akhir April 2026, free float ANTM tercatat 34,84% atau sekitar 8,37 miliar saham.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.