
Bareksa - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menetapkan dividen tunai final tahun buku 2025 sebesar Rp91 per saham. Informasi ini penting dicermati investor karena mencerminkan profitabilitas perseroan dan potensi dividend yield yang relatif tinggi.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI tertanggal 26 Mei 2026, perseroan menyampaikan total dividen final yang dibagikan mencapai Rp1,81 triliun. Dividen tersebut telah memperoleh persetujuan dalam RUPS Tahunan pada 22 Mei 2026. Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 4 Juni 2026.
Dengan harga saham TAPG di level Rp1.495 per saham pada 26 Mei 2026, dividend yield final diperkirakan sekitar 6,09%. Sementara total dividen tahun buku 2025 mencapai Rp180 per saham, termasuk dividen interim Rp89 per saham yang telah dibayarkan sebelumnya, sehingga total yield tahunan berpotensi mencapai sekitar 12,04%. TAPG merupakan emiten sektor perkebunan kelapa sawit dan agroindustri.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat Rp3,70 triliun. Dengan total dividen Rp3,57 triliun, payout ratio TAPG mencapai sekitar 96,5% dari laba bersih. Rasio tersebut mencerminkan sebagian besar laba dibagikan kepada pemegang saham.
Tanggal recording date atau daftar pemegang saham yang berhak atas dividen ditetapkan pada 8 Juni 2026. Adapun pembayaran dividen final dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026 melalui KSEI maupun mekanisme non-penitipan kolektif.
Perseroan juga menegaskan bahwa pembayaran dividen akan dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Pemegang saham domestik berbadan hukum diminta menyampaikan NPWP paling lambat 8 Juni 2026, sedangkan investor asing wajib melengkapi dokumen P3B untuk memperoleh tarif pajak sesuai perjanjian penghindaran pajak berganda.
Ringkasan Dividen TAPG Tahun Buku 2025
Keterangan | Nilai |
|---|---|
Dividen final per saham | Rp91 |
Dividen interim per saham | Rp89 |
Total dividen per saham | Rp180 |
Total dividen final | Rp1,81 triliun |
Total dividen FY2025 | Rp3,57 triliun |
Harga saham terakhir | Rp1.495 |
Estimasi dividend yield final | 6,09% |
Estimasi total dividend yield | 12,04% |
Laba bersih 2025 | Rp3,7 triliun |
Estimasi payout ratio | 96,5% |
Sumber: TAPG, diolah
Jadwal Penting Dividen TAPG
Agenda | Tanggal |
|---|---|
Cum dividen pasar reguler & negosiasi | 4 Juni 2026 |
Ex dividen pasar reguler & negosiasi | 5 Juni 2026 |
Cum dividen pasar tunai | 8 Juni 2026 |
Recording date | 8 Juni 2026 |
Ex dividen pasar tunai | 9 Juni 2026 |
Pembayaran dividen | 19 Juni 2026 |
Sumber: TAPG, diolah
Pembagian dividen TAPG tahun buku 2025 mencerminkan kemampuan perseroan menjaga profitabilitas dan arus kas di tengah dinamika industri sawit. Yield dividen yang relatif tinggi juga menjadi perhatian pelaku pasar menjelang cum dividen.
Investor dapat mencermati jadwal pembagian dividen serta rasio payout yang mendekati laba bersih tahunan. Informasi ini berpotensi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan saham TAPG dalam jangka pendek.
1. Kapan cum dividen TAPG?
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 4 Juni 2026.
2. Berapa dividen final TAPG tahun buku 2025?
Dividen final yang dibagikan sebesar Rp91 per saham.
3. Berapa total dividen TAPG tahun buku 2025?
Total dividen mencapai Rp180 per saham, termasuk dividen interim.
4. Berapa estimasi dividend yield TAPG?
Estimasi total dividend yield sekitar 12,04% berdasarkan harga saham Rp1.495.
5. Apa bisnis utama TAPG?
TAPG bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan agroindustri.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.