
Bareksa - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) akan membagikan dividen tunai Rp35 per saham untuk tahun buku 2025. Informasi ini penting bagi investor karena mencerminkan kemampuan perseroan menjaga profitabilitas dan konsistensi pembagian laba kepada pemegang saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI tanggal 22 Mei 2026, total dividen yang dibagikan mencapai Rp516,23 miliar dari laba bersih 2025 Rp1,58 triliun. Dengan harga saham BFIN di level Rp715 per saham per 22 Mei 2026, estimasi dividend yield mencapai sekitar 4,9%. Sementara payout ratio perseroan tercatat sekitar 32,6% dari laba bersih.
Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 20 Mei 2026. Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat pada recording date 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan pada 18 Juni 2026. BFIN merupakan emiten sektor pembiayaan multifinance.
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 2 Juni 2026, sedangkan ex dividen berlangsung pada 3 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen jatuh pada 4 Juni 2026 dan ex dividen pada 5 Juni 2026.
Perseroan juga menjelaskan pajak dividen akan mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Investor domestik individu dapat memanfaatkan ketentuan perpajakan dividen sesuai regulasi yang berlaku apabila memenuhi syarat investasi tertentu.
BFI Finance mencatat saldo laba ditahan Rp9,85 triliun dan total ekuitas Rp10,65 triliun per akhir 2025. Kondisi tersebut menjadi perhatian pasar dalam menilai kapasitas pembiayaan, kualitas laba, dan keberlanjutan distribusi dividen perseroan.
Ringkasan Dividen BFIN Tahun Buku 2025
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
Dividen per saham | Rp35 |
Harga saham terakhir | Rp715 |
Estimasi dividend yield | 4,9% |
Total dividen | Rp516,23 miliar |
Laba bersih 2025 | Rp1,58 triliun |
Payout ratio | 32,6% |
Sektor | Pembiayaan multifinance |
Sumber: BFIN, diolah
Jadwal Penting Dividen BFIN
Agenda | Tanggal |
|---|---|
Cum dividen pasar reguler & negosiasi | 2 Juni 2026 |
Ex dividen pasar reguler & negosiasi | 3 Juni 2026 |
Recording date / DPS | 4 Juni 2026 |
Cum dividen pasar tunai | 4 Juni 2026 |
Ex dividen pasar tunai | 5 Juni 2026 |
Pembayaran dividen | 18 Juni 2026 |
Sumber: BFIN, diolah
Dividend yield BFIN berpotensi mendekati 5% berdasarkan harga saham terakhir.
Payout ratio 32,6% mencerminkan sebagian laba ditahan untuk penguatan modal dan ekspansi bisnis.
Jadwal cum dividen menjadi perhatian investor yang ingin memperoleh hak dividen.
Posisi ekuitas dan saldo laba ditahan menunjukkan kapasitas keuangan perseroan masih solid.
Kebijakan pajak dividen mengikuti aturan perpajakan terbaru di Indonesia.
Pembagian dividen BFIN sebesar Rp35 per saham mencerminkan konsistensi perseroan dalam mendistribusikan laba kepada pemegang saham. Dividend yield yang mendekati 5% berpotensi menjadi perhatian investor menjelang periode cum dividen.
Di sisi lain, payout ratio yang moderat menunjukkan perseroan masih menjaga keseimbangan antara pembagian dividen dan kebutuhan pengembangan bisnis pembiayaan ke depan.
1. Kapan cum dividen BFIN 2026?
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 2 Juni 2026.
2. Berapa dividend yield BFIN?
Dengan harga saham Rp715, estimasi dividend yield sekitar 4,9%.
3. Kapan pembayaran dividen BFIN?
Pembayaran dividen dijadwalkan pada 18 Juni 2026.
4. Berapa total dividen yang dibagikan BFIN?
Total dividen tunai mencapai sekitar Rp516,23 miliar.
5. Apa bisnis utama BFIN?
BFIN merupakan emiten sektor pembiayaan multifinance di Indonesia.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.