Laba BBCA 4 Bulan Pertama 2026 Tumbuh 3%, Pembalikan Provisi April Tekan Biaya Kredit

Abdul Malik • 19 May 2026

an image
Mencara BCA atau kantor pusat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. (Shutterstock)

BBCA cetak laba bersih Rp20,8 triliun di 4 bulan pertama 2026, tumbuh 3% YoY. Pembalikan provisi April tekan CoC ke 23 bps. Analis Ciptadana rekomendasikan Buy dengan target harga Rp9.200/saham.

Bareksa - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan laba bersih bank-only sebesar Rp20,8 triliun sepanjang empat bulan pertama 2026, tumbuh 3% secara tahunan (YoY) dan sejalan dengan estimasi analis di level 34% dari target 2026, sedikit lebih tinggi dari rata-rata historis 32%.

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (18/5), saham BBCA saat ini diperdagangkan pada valuasi 2,4x PBV dan 11,7x PE estimasi 2026, keduanya berada di level minus 3 standar deviasi dari rata-rata historisnya, mencerminkan diskon valuasi yang cukup dalam. 

Di sisi fundamental, ROE tetap terjaga di atas 20%. Rekomendasi Buy BBCA dengan target harga Rp9.200 per saham.

Ringkasan Kinerja Keuangan BBCA 4 Bulan Pertama 2026

Indikator (Rp miliar)
4M 2025
4M 2026
YoY
% Target 2026
Feb 2026
Mar 2026
Apr 2026
YoY
MoM

Pendapatan Bunga

30.345

30.537

1%

29%

7.244

7.904

7.647

0%

-3%

Beban Bunga

4.080

4.351

7%

26%

1.014

1.078

1.144

5%

6%

NII

26.265

26.186

0%

29%

6.230

6.826

6.502

-1%

-5%

Pendapatan Non-Bunga

9.706

10.436

8%

35%

2.018

4.057

2.148

11%

-47%

Beban Operasi

10.289

10.368

1%

27%

2.811

2.361

2.759

12%

17%

PPoP

25.681

26.253

2%

33%

5.436

8.523

5.892

-2%

-31%

Beban Provisi

1.275

1.068

-16%

28%

229

606

-28

-106%

-105%

Laba Operasi

24.406

25.185

3%

33%

5.207

7.917

5.920

7%

-25%

Pajak

4.195

4.368

4%

29%

978

1.127

1.122

7%

-1%

Laba Bersih

20.211

20.817

3%

34%

4.230

6.790

4.799

6%

-29%

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Valuasi BBCA vs Rata-rata Historis

Metrik Valuasi

Level Saat Ini

Posisi vs Historis

Price to Book Value (PBV)

2,4x

-3 standar deviasi

Price to Earnings (PE) 2026

11,7x

-3 standar deviasi

Return on Equity (ROE)

>20%

Tetap terjaga

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Kesimpulan

BBCA mencatatkan kinerja empat bulan pertama 2026 yang stabil dengan laba tumbuh 3% YoY, ditopang pembalikan provisi di April yang menekan CoC ke 23 bps. Valuasi saat ini berada di diskon historis dengan ROE tetap di atas 20%. Analis Ciptadana merekomendasikan Buy dengan target harga Rp9.200 per saham.

FAQ

1. Berapa laba bersih BBCA di empat bulan pertama 2026? 
Rp20,8 triliun, tumbuh 3% YoY, setara 34% dari target 2026.

2. Mengapa CoC BBCA turun di empat bulan pertama 2026? 
Karena terjadi pembalikan provisi di bulan April yang mendorong beban provisi turun 16% YoY, menekan CoC ke 23 bps dari 30 bps di periode yang sama tahun lalu.

3. Bagaimana pertumbuhan kredit dan DPK BBCA? 
Kredit tumbuh lunak 5% YoY, namun DPK kuat dengan giro 18% YoY dan tabungan 7% YoY. LDR stabil di 77,4%.

4. Berapa target harga saham BBCA dari Ciptadana? 
Rp9.200 per saham dengan rekomendasi Buy.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.