
Bareksa - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mengumumkan rencana mandatory tender offer (MTO) setelah perubahan pengendali perseroan. Informasi ini penting karena harga MTO ditetapkan Rp1.550 per saham atau berada di atas harga pasar terakhir dan rata-rata harga perdagangan historis.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI dan OJK tertanggal 8 Mei 2026, disebutkan pengendali baru, Pacific Universal Investments Pte. Ltd., menyatakan MTO akan dilakukan melalui Samudra (Investment) Pte. Ltd. dan Ocean Continuum Pte. Ltd.
Harga penawaran tender wajib ditetapkan Rp1.550 per saham, sekitar 6,5% di atas harga penutupan saham MAPI Rp1.455 pada 8 Mei 2026. Nilai tersebut juga sekitar 22% lebih tinggi dibanding rata-rata harga perdagangan saham MAPI selama 90 hari sebelum transaksi Rp1.274 per saham.
Rencana mandatory tender offer dilakukan setelah Pacific Universal menyelesaikan akuisisi 51% saham MAPI sebanyak 8,466 miliar saham. Harga akuisisi tercatat Rp1.395 per saham dengan total nilai transaksi sekitar Rp11,81 triliun. Perseroan menyatakan aksi korporasi ini tidak berdampak negatif terhadap operasional maupun kelangsungan usaha. MAPI merupakan emiten sektor ritel, kafe, dan restoran.
Mandatory tender offer merupakan kewajiban pengendali baru untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik menjual sahamnya sesuai ketentuan POJK No. 9/POJK.04/2018. Harga MTO dan selisih terhadap harga pasar menjadi perhatian investor dalam mencermati valuasi transaksi dan respons pasar terhadap perubahan pengendali.
Pengendali baru menyebut kerja sama dengan CVC Capital Partners dilakukan untuk mendukung pengembangan bisnis grup MAPI di Indonesia dan Asia Tenggara. CVC sebelumnya juga telah memiliki investasi di PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. Struktur transaksi ini mencerminkan minat investor institusi global terhadap sektor ritel Indonesia.
Saham MAPI ditutup naik 12,36% ke level Rp1.455 pada perdagangan 8 Mei 2026, mendekati level harga mandatory tender offer Rp1.550 per saham. Pasar akan mencermati jadwal resmi pelaksanaan MTO serta perkembangan strategi bisnis perseroan setelah perubahan pengendali.
Ringkasan Mandatory Tender Offer MAPI
Komponen | Detail |
|---|---|
Emiten | PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) |
Jenis Aksi Korporasi | Mandatory Tender Offer |
Pengendali Baru | Pacific Universal Investments Pte. Ltd. |
Harga MTO | Rp1.550 per saham |
Harga Penutupan Terakhir | Rp1.455 per saham |
Selisih vs Harga Terakhir | Sekitar 6,5% |
Rata-rata Harga 90 Hari | Rp1.274 per saham |
Selisih vs Rata-rata 90 Hari | Sekitar 22% |
Harga Akuisisi | Rp1.395 per saham |
Porsi Akuisisi | 51% saham |
Jumlah Saham Diakuisisi | 8,466 miliar saham |
Nilai Akuisisi | Rp11,81 triliun |
Regulasi | POJK No. 9/POJK.04/2018 |
Sumber: MAPI, BEI, diolah
Harga MTO ditetapkan Rp1.550 per saham
Harga berada di atas penutupan terakhir dan rata-rata harga 90 hari
MTO dilakukan setelah perubahan pengendali perseroan
Jadwal resmi pelaksanaan masih menunggu proses sesuai ketentuan regulator
Investor mencermati dampak perubahan pengendali terhadap strategi bisnis MAPI
Rencana mandatory tender offer MAPI menjadi perhatian pasar setelah perubahan pengendali perseroan. Harga penawaran Rp1.550 per saham berada di atas harga pasar terakhir maupun rata-rata harga perdagangan historis.
Investor dapat mencermati perkembangan jadwal MTO, respons pemegang saham publik, dan arah strategi bisnis MAPI setelah masuknya pengendali baru.
1. Berapa harga mandatory tender offer MAPI?
Rp1.550 per saham.
2. Berapa selisih harga MTO dibanding harga penutupan terakhir?
Sekitar 6,5% di atas harga penutupan Rp1.455.
3. Berapa selisih harga MTO dibanding rata-rata harga 90 hari?
Sekitar 22% dibanding rata-rata harga Rp1.274.
4. Siapa pengendali baru MAPI?
Pacific Universal Investments Pte. Ltd.
5. Apakah MTO sudah efektif dilaksanakan?
Perseroan baru mengumumkan rencana pelaksanaan sesuai ketentuan POJK.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.