Sinar Terang Mandiri (MINE) Bagi Dividen Rp14,75 per Saham, Ini Estimasi Yield & Jadwalnya

Abdul Malik • 27 Apr 2026

an image
Chief Financial Officer PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) Holmes Siringoringo (kiri) didampingi Direktur MINE Ade Irawan (tengah) menyampaikan paparan dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (22/04/2026). (dok. Perseroan)

MINE membagikan dividen tunai Rp14,75 per saham senilai Rp60,2 miliar. Simak jadwal cum date, yield 4,17%, dan rincian lengkapnya.

Bareksa - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp60,25 miliar atau Rp14,75 per saham. Keputusan ini penting diperhatikan investor karena memberikan indikasi arus kas yang sehat sekaligus potensi imbal hasil dividen sekitar 4,17%.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 April 2026, manajemen menyebut dividen akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat pada recording date 5 Mei 2026.

MINE merupakan emiten yang bergerak di sektor pertambangan dan jasa terkait sumber daya alam. Pembagian dividen ini disetujui dalam RUPS Tahunan pada 22 April 2026.

Jadwal Penting Dividen MINE

Bagi investor yang ingin memperoleh dividen, tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 30 April 2026. Sementara ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Mei 2026.

Adapun cum dividen di pasar tunai pada 5 Mei 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 6 Mei 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 22 Mei 2026.

Dengan harga penutupan saham MINE pada 24 April 2026 sebesar Rp354, maka estimasi dividend yield mencapai sekitar 4,17%. Yield ini tergolong menarik bagi investor yang fokus pada pendapatan dividen, meski tetap perlu melihat risiko bisnis dan pergerakan harga saham.

Kinerja dan Rasio Pembayaran

Perseroan mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp202,03 miliar per 31 Desember 2025. Dari angka tersebut, sekitar 29,8% laba dibagikan sebagai dividen tunai.

Rasio payout ini menunjukkan perusahaan masih menyisakan laba untuk ekspansi usaha dan modal kerja. Dalam risalah RUPS, sisa laba bersih akan dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha ke depan.

Tabel Ringkasan Dividen MINE

Keterangan
Nilai

Dividen per Saham

Rp14,75

Total Nilai Dividen

Rp60,25 miliar

Harga Saham Penutupan (24 Apr 2026)

Rp354

Estimasi Dividend Yield

4,17%

Laba Bersih 2025

Rp202,03 miliar

Dividend Payout Ratio

29,8%

Sumber: MINE, diolah

Jadwal Dividen

Agenda
Tanggal

Cum Dividen Reguler & Negosiasi

30 April 2026

Ex Dividen Reguler & Negosiasi

4 Mei 2026

Recording Date

5 Mei 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

5 Mei 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

6 Mei 2026

Pembayaran Dividen

22 Mei 2026

Sumber: MINE

Kesimpulan

Pembagian dividen MINE sebesar Rp14,75 per saham menandakan komitmen perseroan membagi laba kepada pemegang saham. Dengan yield sekitar 4,17% dan payout ratio di bawah 30%, perusahaan masih memiliki ruang menjaga ekspansi sekaligus memberi return tunai kepada investor.

FAQ

1. Kapan terakhir beli saham MINE agar dapat dividen?
Sebelum ex dividen pasar reguler, yakni paling lambat saat cum date 30 April 2026.

2. Kapan dividen MINE dibayarkan?
Dividen dijadwalkan cair pada 22 Mei 2026.

3. Berapa yield dividen MINE?
Sekitar 4,17% berdasarkan harga penutupan Rp354 per saham.

4. Apakah seluruh laba dibagikan sebagai dividen?
Tidak. Sekitar 29,8% laba dibagikan, sisanya menjadi laba ditahan.

5. Siapa yang berhak menerima dividen?
Pemegang saham yang tercatat pada recording date 5 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap. 

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.