
Bareksa - Bursa Efek Indonesia (BEI) merombak komposisi sejumlah indeks saham utama termasuk IDX30, LQ45, hingga IDXESGL pada evaluasi April 2026.
Perubahan ini penting karena dapat memicu pergeseran aliran dana dari investor institusi yang mengikuti indeks.
Berdasarkan keterbukaan informasi pada 24 April 2026, evaluasi ini berlaku efektif mulai 4 Mei 2026, dengan periode hingga Juli atau Oktober 2026 tergantung indeks.
Indeks IDX30 hanya mengalami satu perubahan komposisi.
Indosat Tbk. (ISAT) keluar dari indeks, sementara Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) masuk sebagai anggota baru.
Dominasi saham bank seperti Bank Central Asia Tbk. dan Bank Rakyat Indonesia Tbk. tetap berlanjut.
Pada LQ45, sejumlah saham baru masuk seperti CUAN, DEWA, ESSA, HRTA, dan WIFI. Sebaliknya, saham seperti BREN, CTRA, DSSA, HEAL, dan NCKL keluar dari indeks.
IDX80 juga mengalami perubahan luas dengan masuknya saham seperti BKSL, CBDK, DEWA, GGRM, dan TPIA, sementara BREN, BTPS, DSSA, MTEL, dan NCKL keluar.
Perubahan ini menunjukkan adanya rotasi likuiditas ke saham-saham tertentu yang kini lebih aktif diperdagangkan.
Indeks BISNIS-27 mencatat banyak pendatang baru seperti AKRA, BRMS, CPIN, hingga PGAS, sementara ADMR, BRPT, hingga MYOR keluar.
Pada MNC36, saham seperti BUMI, CPIN, dan SILO masuk, sedangkan BRPT, CTRA, HEAL, dan PGAS keluar.
Indeks SMinfra18 kedatangan ELSA, MIKA, dan WIFI, sementara EXCL, MTEL, dan PTPP keluar. Di IDXESGL, BRPT, INCO, KPIG, dan TPIA masuk, sementara AKRA, AVIA, MTEL, dan PGAS keluar.
IDX30
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | ADMR |
Keluar | ISAT |
LQ45
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | CUAN, DEWA, ESSA, HRTA, WIFI |
Keluar | BREN, CTRA, DSSA, HEAL, NCKL |
IDX80
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | BKSL, CBDK, DEWA, GGRM, TPIA |
Keluar | BREN, BTPS, DSSA, MTEL, NCKL |
KOMPAS100
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | Tidak ada perubahan |
Keluar | Tidak ada perubahan |
BISNIS-27
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | AKRA, BRMS, CPIN, DEWA, ICBP, MBMA, PGAS, TAPG |
Keluar | ADMR, BRPT, DSNG, HEAL, INDF, MYOR, NCKL, PGEO |
MNC36
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | BUMI, CPIN, PTBA, SILO |
Keluar | BRPT, CTRA, HEAL, PGAS |
SMinfra18
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | ELSA, MIKA, WIFI |
Keluar | EXCL, MTEL, PTPP |
IDXESGL
Kategori | Saham |
|---|---|
Masuk | BRPT, INCO, KPIG, TPIA |
Keluar | AKRA, AVIA, MTEL, PGAS |
Sumber: BEI
Evaluasi indeks BEI April 2026 menunjukkan rotasi saham yang signifikan di berbagai indeks, terutama LQ45, IDX80, dan indeks tematik.
Beberapa saham tercatat menjadi penghuni baru di banyak indeks sekaligus, seperti DEWA (masuk LQ45, IDX80, BISNIS-27) dan CPIN (masuk BISNIS-27 dan MNC36), mencerminkan peningkatan likuiditas dan kapitalisasi.
Sebaliknya, saham seperti NCKL (keluar dari LQ45, IDX80, BISNIS-27), HEAL (keluar dari LQ45, BISNIS-27, MNC36), serta PGAS (keluar dari MNC36 dan IDXESGL) menunjukkan penurunan relatif dalam kriteria indeks.
Perubahan ini umumnya berdampak pada pergerakan harga jangka pendek seiring penyesuaian portofolio investor berbasis indeks.
1. Kapan perubahan indeks mulai berlaku?
Efektif 4 Mei 2026.
2. Kenapa KOMPAS100 tidak ada perubahan?
Karena evaluasi bersifat minor, tanpa perubahan konstituen.
3. Apa dampak saham masuk indeks?
Berpotensi mendapat aliran dana dari produk investasi berbasis indeks.
4. Saham mana yang paling banyak masuk indeks?
DEWA termasuk yang paling menonjol karena masuk di beberapa indeks sekaligus.
5. Apa arti indeks ESG seperti IDXESGL?
Indeks berbasis penilaian Environmental, Social, and Governance (ESG).
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.