
Bareksa - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp7,61 per saham. Informasi ini penting bagi investor karena memberikan gambaran potensi pendapatan dividen serta mencerminkan kinerja laba perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 April 2026, BNII akan membagikan total dividen sebesar Rp580,08 miliar kepada pemegang saham.
BNII merupakan bank komersial yang fokus pada layanan perbankan ritel, UKM, hingga korporasi di Indonesia. Dividen tersebut berasal dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp1,66 triliun. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen (payout ratio) berada di kisaran 35% dari laba bersih.
Jika menggunakan harga saham BNII pada 20 April 2026 di Rp208, maka estimasi dividend yield dapat dihitung sebagai berikut:
Secara sederhana, yield ini menunjukkan potensi imbal hasil dividen dibanding harga saham saat ini, sebelum pajak.
Ringkasan Dividen BNII
Keterangan | Nilai |
|---|---|
Dividen per saham | Rp7,61 (gross) |
Harga saham (20 Apr 2026) | Rp208 |
Estimasi dividend yield | ~3,66% |
Total dividen | Rp580,08 miliar |
Laba bersih 2025 | Rp1,66 triliun |
Sumber: BNII, diolah
Jadwal Penting Dividen BNII
Agenda | Tanggal |
|---|---|
Cum dividen pasar reguler & negosiasi | 27 April 2026 |
Ex dividen pasar reguler & negosiasi | 28 April 2026 |
Cum dividen pasar tunai | 29 April 2026 |
Recording date | 29 April 2026 |
Ex dividen pasar tunai | 30 April 2026 |
Pembayaran dividen | 13 Mei 2026 |
Sumber: BNII
Tahun Buku | Dividen per Saham | Tanggal Pembayaran | Jenis |
|---|---|---|---|
2025 | Rp7,61 | 13 Mei 2026 | Final |
2024 | Rp5,86 | 9 Mei 2025 | Final |
2023 | Rp10,29 | 30 April 2024 | Final |
2022 | Rp7,72 | 28 April 2023 | Final |
Sumber: BNII, diolah
BNII membagikan dividen tunai sebesar Rp7,61 per saham dengan estimasi yield sekitar 3,66%. Jadwal cum dividen jatuh pada akhir April 2026 dan pembayaran dilakukan pada 13 Mei 2026. Informasi ini dapat menjadi referensi bagi investor yang mempertimbangkan pendapatan dividen.
1. Kapan terakhir beli saham BNII agar dapat dividen?
Sebelum cum dividen pasar reguler, yaitu 27 April 2026.
2. Kapan dividen BNII dibayarkan?
Pada 13 Mei 2026.
3. Apakah dividen BNII kena pajak?
Ya, dividen dikenakan pajak sesuai aturan yang berlaku.
4. Berapa payout ratio dividen BNII?
Sekitar 35% dari laba bersih tahun buku 2025.
5. Bagaimana cara menerima dividen?
Dividen akan masuk ke rekening efek melalui perusahaan sekuritas atau bank kustodian.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.