ACES Catat Penjualan Rp2,34 T di Kuartal I, SSSG Naik 4,3%, Sinyal Konsumsi Mulai Pulih?

Abdul Malik • 21 Apr 2026

an image
Salah satu gerai PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk atau AHI (ACES). (dok. Perusahaan)

ACES membukukan penjualan Rp2,34 triliun pada 3M26 dengan SSSG naik 4,3% YoY. Kinerja kuartal I 2026 jadi sorotan investor ritel.

Bareksa - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) mencatat pertumbuhan same store sales growth (SSSG) nasional sebesar 4,3% secara tahunan (YoY) pada kuartal I 2026 (3M26). Kinerja ini penting diperhatikan pasar karena menunjukkan tren permintaan konsumen yang membaik dan dapat menjadi indikator daya beli segmen menengah atas.

ACES merupakan emiten ritel perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup yang sebelumnya dikenal sebagai pengelola jaringan toko ACE Hardware di Indonesia. Perseroan kini mengembangkan merek AZKO sebagai bagian dari transformasi bisnis.

Berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas pada 21 April 2026, pertumbuhan SSSG ACES pada 3 bulan pertama di 2026 membaik secara berurutan dibanding posisi dua bulan pertama 2026 yang tercatat 3,8% YoY.

Jakarta Jadi Pendorong Utama

Secara wilayah, pertumbuhan penjualan toko sejenis tertinggi berasal dari Jakarta sebesar 7,8% YoY. Disusul Jawa di luar Jakarta sebesar 5,7% YoY, sementara luar Jawa tetap tumbuh positif 1,0% YoY.

Selain itu, penjualan indikatif ACES selama Januari-Maret 2026 mencapai Rp2,34 triliun, naik 8,8% dibanding periode sama tahun lalu. Nilai tersebut setara 25,7% dari proyeksi penjualan tahun 2026 dan sedikit di atas rerata historis 24,8%.

Pada sisi ekspansi, ACES membuka satu toko AZKO baru di Jawa Timur pada April 2026 dengan luas sekitar 1.720 meter persegi. Dengan tambahan ini, total jumlah toko AZKO menjadi 266 gerai.

Segmen Konsumen Dinilai Lebih Tahan

Menurut riset tersebut, perbedaan kinerja positif ACES dibanding indeks penjualan eceran perlengkapan rumah tangga Bank Indonesia kemungkinan disebabkan segmen pelanggan yang berbeda. 

ACES dinilai lebih banyak menyasar konsumen menengah ke atas yang relatif lebih tahan terhadap tekanan daya beli.

Riset juga mencatat conversion rate naik 5,9% YoY dan basket size meningkat 2,3% YoY, yang mengindikasikan lebih banyak pengunjung bertransaksi dan nilai belanja per transaksi ikut meningkat.

Tabel Ringkasan Kinerja ACES Kuartal I 2026

Indikator
Nilai

Penjualan Indikatif 3M26

Rp2,34 triliun

Pertumbuhan Penjualan YoY

8,8%

SSSG Nasional

4,3%

SSSG Jakarta

7,8%

SSSG Jawa ex Jakarta

5,7%

SSSG Luar Jawa

1,0%

Kontribusi ke Proyeksi 2026F

25,7%

Tambahan Toko Baru Apr-26

1 toko

Total Toko AZKO

266 toko

Sumber: Ciptadana Sekuritas

Target Harga dan Pandangan Analis

Analis menyebut sedang meninjau kembali rekomendasi untuk saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Namun target harga saham ACES sebelumnya Rp480 per saham, yang disebut merefleksikan potensi kenaikan sekitar 27% dibanding harga pasar saat riset diterbitkan. 

Namun, analis menyatakan masih menunggu konsistensi pertumbuhan penjualan setelah periode hari raya sebelum mengambil pandangan yang lebih positif. 

Kesimpulan

Kinerja ACES pada kuartal I 2026 menunjukkan pertumbuhan penjualan dan SSSG yang lebih baik dibanding awal tahun. Jakarta masih menjadi motor utama pertumbuhan, sementara ekspansi toko terus berjalan. Bagi pasar, data ini dapat dibaca sebagai sinyal bahwa konsumsi rumah tangga di segmen menengah atas masih cukup solid, meski kondisi daya beli umum belum merata.

FAQ

1. Apa itu SSSG?
Same Store Sales Growth adalah pertumbuhan penjualan dari toko yang sudah beroperasi minimal satu tahun.

2. Mengapa penjualan ACES penting diperhatikan?
Karena ACES merupakan salah satu emiten ritel besar yang bisa menjadi indikator tren konsumsi masyarakat.

3. Apakah semua wilayah tumbuh positif?
Ya, Jakarta, Jawa luar Jakarta, dan luar Jawa semuanya mencatat pertumbuhan positif.

4. Apa itu basket size?
Nilai rata-rata belanja per transaksi pelanggan.

5. Berapa jumlah toko ACES/AZKO saat ini?
Per April 2026, total toko AZKO tercatat 266 gerai.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa  adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.