LPPF Bagi Dividen Rp250 per Saham! Yield-nya Segini

Abdul Malik • 17 Apr 2026

an image
Ilustrasi salah satu gerai T Matahari Department Store Tbk atau LPPF. (Shutterstock)

LPPF umumkan dividen final Rp250 per saham. Simak jadwal, rincian, dan estimasi yield terbaru.

Bareksa - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), emiten sektor ritel, khususnya jaringan department store di Indonesia, menetapkan pembagian dividen final Rp250 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. 

Keputusan ini diambil dalam RUPST karena perseroan tetap mengalokasikan laba untuk pemegang saham sebagai bentuk pengembalian nilai, sekaligus menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika sektor ritel.

Mengacu keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 16 April 2026, dividen final ini merupakan hasil persetujuan RUPST pada 15 April 2026 dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat pada 27 April 2026.

Estimasi Yield Dividen LPPF

Dengan asumsi harga penutupan Rp1.925 pada 16 April 2026, maka:

Komponen
Nilai

Dividen final

Rp250

Harga saham

Rp1.925

Dividend yield

±12,99%

Sumber: LPPF, diolah Bareksa

Yield di kisaran ~13% ini tergolong tinggi di pasar, sehingga menarik bagi investor yang mengincar pendapatan dividen.

Rincian Dividen & Jadwal

Keterangan
Tanggal

RUPST

15 April 2026

Pengumuman dividen

16 April 2026

Cum dividen (reguler & negosiasi)

23 April 2026

Ex dividen

24 April 2026

Recording date

27 April 2026

Pembayaran dividen

4 Mei 2026

Sumber: LPPF

Apa Artinya untuk Investor?

Dividen ini menunjukkan:

  • LPPF tetap agresif membagikan dividen
  • Yield tinggi bisa jadi daya tarik utama
  • Cocok untuk strategi income investing

Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan:

  • Kondisi sektor ritel yang sensitif terhadap daya beli

  • Kinerja keuangan perusahaan ke depan

Kesimpulan

LPPF membagikan dividen final Rp250 per saham dengan estimasi yield sekitar 12,99% (harga Rp1.925). Yield tinggi ini menarik bagi investor income, namun tetap perlu dicermati risiko sektor ritel dan keberlanjutan kinerja.

FAQ 

1. Siapa yang berhak mendapat dividen LPPF?
Pemegang saham hingga cum date.

2. Apakah yield 13% ini pasti?
Tergantung harga beli masing-masing investor.

3. Kapan dividen cair?
Dijadwalkan pada 4 Mei 2026.

4. Apakah LPPF rutin bagi dividen besar?
Relatif dikenal sebagai saham high dividend, namun tidak selalu konsisten.

5. Apa risiko utama saham LPPF?
Daya beli masyarakat dan tren industri ritel.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.