
Bareksa - Orang terkaya nomor wahid RI sekaligus bos besar Barito Group, Prajogo Pangestu melaporkan perubahan kepemilikan saham di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada 15 April 2026. Transaksi dilakukan dalam periode 10 hingga 15 April 2026.
Berdasarkan laporan tersebut, terdapat 25 transaksi penjualan saham dengan total 531.669.900 lembar saham di kisaran harga Rp1.356 hingga Rp1.523 per saham. Rata-rata harga penjualan tercatat Rp1.456,21 per saham. Seluruh transaksi dilakukan dengan tujuan menambah porsi saham beredar (free float).
Nilai penjualan saham oleh Prajogo Pangestu diperkirakan sekitar Rp774 miliar (kotor, sebelum dikurangi biaya transaksi). Setelah transaksi, jumlah kepemilikan saham turun dari 93.152.298.800 lembar (82,8617%) menjadi 92.620.628.900 lembar (82,3888%). Laporan ini menyebutkan Prajobo tetap sebagai pemegang saham pengendali dan menyatakan akan mempertahankan pengendalian.
Terjadi penjualan saham CUAN oleh pemegang saham dengan total 531,6 juta lembar. Kepemilikan turun menjadi 82,38% dan tujuan transaksi adalah menambah free float, dengan status pengendali tetap dipertahankan.
1. Apa itu free float saham?
Free float adalah jumlah saham yang beredar di publik dan dapat diperdagangkan di pasar.
2. Apa itu keterbukaan informasi?
Laporan resmi emiten atau pemegang saham ke OJK dan BEI terkait aksi korporasi atau perubahan kepemilikan.
3. Siapa yang wajib lapor transaksi saham?
Pihak dengan kepemilikan tertentu sesuai ketentuan OJK, termasuk pemegang saham utama atau pengendali.
4. Apa itu pemegang saham pengendali?
Pihak yang memiliki kendali atas perusahaan melalui kepemilikan saham mayoritas atau hak suara.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Adam Nugoroho/AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.