Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: INDY, ADRO & BULL, IHSG Masih Dibayangi Pelemahan

Abdul Malik • 04 Mar 2026

an image
Ilustrasi lokasi tambang PT Indika Energy Tbk (INDY). (www.indikaenergy.co.id)

Rekomendasi saham hari ini 4 Maret 2026: INDY, ADRO, dan BULL untuk trading jangka pendek. IHSG turun ke 7.940 dan berpotensi melemah, meski asing masih net buy Rp3,4 triliun.

Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan saham PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 4 Maret 2026. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang ditutup lebih rendah. 

1. INDY: beli untuk trading harga masuk di Rp3.900-4.000

Harga saham INDY turun 5,9% jadi Rp3.990 (3/3). Saham perusahaan energi terintegrasi itu direkomendasikan beli untuk trading dengan harga masuk di rentang Rp3.900-4.000. Target harga ambil untung saham INDY di Rp4.240 & Rp4.350, serta stop rugi di Rp3.800. 

2. ADRO: beli untuk trading harga masuk di Rp2.430-2.470

Saham ADRO naik 2.49% jadi Rp2.470 (3/3). Saham emiten pertambangan dan jasa batu bara, energi terbarukan dan tidak terbarukan itu direkomendasikan beli untuk trading dengan harga masuk di rentang Rp2.430-2.470. Target harga ambil untung saham ADRO di Rp2.530 & Rp2.590, serta stop rugi di Rp2.380. 

3. BULL: beli untuk trading harga masuk di Rp490-500

Saham BULL naik naik 5,9% jadi Rp408 (3/3). Saham perusahaan kapal tanker minyak dan gas Tanah Air ini direkomendasikan beli untuk trading dengan harga masuk di rentang Rp490-500. Target harga ambil untung saham BULL di Rp525 & Rp540, serta stop rugi di Rp470. 

Tabel: Rekomendasi Saham Hari Ini (4/3/2026)

Stock Pick (Rp)
INDY
ADRO
BULL

Last Price

3.990

2.470

498

Recommendation

Trading Buy

Trading Buy

Trading Buy

Entry Range

3.900

2.430

490

4.000

2.470

500

Target Price (TP) 1

4.240

2.530

525

Target Price (TP) 2

4.350

2.590

540

Stop Loss

3.800

2.380

470

Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 3/3/2026

Highlight Pasar

IHSG turun 0,96% ke level 7.940 pada Selasa (3/3). Menurut riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (4/3), meski indeks melemah, investor asing masih mencatat beli bersih (net buy) sekitar Rp3,4 triliun.

Sektor yang paling menekan IHSG adalah:

  • Bahan baku (Basic Materials) turun 3,85%

  • Transportasi & Logistik turun 2,10%

  • Konsumer siklikal turun 1,05%

  • Properti & Real Estate turun 0,87%

  • Infrastruktur turun 0,86%

  • Teknologi turun 0,67%

  • Kesehatan turun 0,35%

  • Keuangan turun 0,15%

  • Konsumer non-siklikal turun 0,09%

Saham yang paling membebani pergerakan indeks:

  • AMMN turun 6,51% ke 6.825

  • BBRI turun 1,31% ke 3.770

  • BREN turun 2,57% ke 7.575

Nilai tukar rupiah justru menguat 4 poin ke Rp16.857 per dolar AS.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 7.862 sebagai batas bawah (support) dan 8.017 sebagai batas atas (resistance), dengan peluang ditutup di level yang lebih rendah hari ini (4.3).

Kesimpulan 

Tim Analis Bareksa merekomendasikan INDY, ADRO, dan BULL untuk strategi trading buy dengan target profit dan batas stop loss yang jelas. Sementara itu, IHSG masih dibayangi tekanan teknikal meski ada aksi beli bersih investor asing.

FAQ

1. Apa itu trading buy?
Trading buy adalah strategi beli saham untuk jangka pendek dengan target harga tertentu dan disiplin stop loss.

2. Kenapa stop loss penting dalam trading?
Stop loss membatasi potensi kerugian jika harga bergerak tidak sesuai prediksi.

3. Apa arti net buy investor asing?
Net buy berarti total pembelian saham oleh investor asing lebih besar dibandingkan penjualannya.

4. Apa perbedaan support dan resistance?

Support adalah level batas bawah yang berpotensi menahan penurunan, sedangkan resistance adalah batas atas yang berpotensi menahan kenaikan harga.

5. Apakah rekomendasi ini cocok untuk investasi jangka panjang?
Rekomendasi dalam artikel ditujukan untuk trading jangka pendek, bukan strategi investasi jangka panjang.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

Disclaimer

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.​