Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: RAJA, PGAS & MEDC di Tengah Konflik AS-Venezuela

Abdul Malik • 05 Jan 2026

an image
salah satu kilang PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (www.medcoenergi.com)

Sentimen konflik geopolitik AS–Venezuela berpotensi dorong harga minyak. Simak saham pilihan Tim Analis Bareksa untuk trading hari ini.

Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebagai saham pilihan untuk trading hari ini (5/1/2026). Pasar dibayangi sentimen konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela. 

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, ditahan di sebuah pusat penahanan di New York pada Ahad (4/1/2026), menyusul operasi penangkapan besar-besaran yang diperintahkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump. Maduro kini menunggu proses hukum atas dakwaan terkait kejahatan narkotika.

Trump sebut AS akan ambil alih minyak Venezuela. Langkah ini menuai kecaman global dan memicu kekhawatiran intervensi ala Irak–Afghanistan. Venezuela merupakan negara dengan jumlah cadangan minyak 303 miliar barel, terbesar dunia kalahkan Arab Saudi dan Iran. Harga minyak berpotensi naik usai insiden ini, sehingga bisa jadi sentimen positif bagi emiten migas.

Tabel: Rekomendasi Saham Hari Ini (5/1/2026)

Stock Pick (Rp)
RAJA
PGAS
MEDC

Last Price

6.300

1.930

1.450

Recommendation

Trading Buy

Buy on Pullback

Speculative Buy

Entry Range

6.325

1.920

1.440

6.175

1.900

1.420

Target Price (TP) 1

6.600

1.960

1.480

Target Price (TP) 2

6.800

2.000

1.500

Stop Loss

5.800

1.860

1.360

Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 2/1/2026

1. RAJA: beli untuk trading di Rp6.175-6.325

Harga saham RAJA naik 3,27% jadi Rp6.300 (2/1). Saham perusahaan penyedia energi hulu hingga hilir yang terintegrasi terafiliasi dengan konglomerat Happy Hapsoro ini direkomendasikan beli untuk trading dengan harga masuk di rentang Rp6.175-6.325. Target harga ambil untung saham RAJA di Rp6.600 dan Rp6.800, dan stop rugi di Rp5.800. 

2. PGAS: beli saat harga koreksi di Rp1.900-1.920

Harga saham PGAS menguat 1% jadi Rp1.930 (2/1). Saham emiten transmisi dan distribusi gas bumi, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini direkomendasikan beli saat harga terkoreksi di Rp1.900-1.920. Target harga ambil untung saham PGAS di Rp1.960 dan Rp2.000, serta stop rugi di Rp1.860. 

3. MEDC: beli spekulatif di Rp1.420 -1.440

Harga saham MEDC naik 7,8% jadi Rp1.450 (2/1). Saham emiten bidang bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas alam yang didirikan oleh Arifin Panigoro dan terafiliasi dengan Grup Salim ini direkomendasikan beli spekulatif dengan harga masuk di rentang Rp1.420-1.440. Target harga ambil untung saham MEDC di Rp1.480 dan Rp1.500, serta stop rugi di Rp1.360. 

Highlight Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,17% ke level 8.748 pada Jumat (2/1/2026), didukung oleh beli bersih asing Rp1,1 triliun. Mengutip riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (5/1), kenaikan sektoral saham dipimpin oleh transportasi & logistik yang naik 6,56%, teknologi (4,47%), dan konsumer siklikal (3,47%), Sementara sektor saham yang tertinggal adalah keuangan minus 0,87% dan kesehatan (–0,58%). 

Saham penggerak indeks utama antara lain BUMI melesat 14,75% jadi Rp420), BRMS (7,27% ke Rp1.180), dan AMMN (5,84% ke Rp6.800). Nilai tukar rupiah melemah 35 poin ke Rp16.725 per dolar AS. Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan bergerak di rentang 8.700 (support) – 8.850 (resistance) hari ini (5/1/2026).

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.​