Jam Bursa Saham di Indonesia, Simak Waktunya di Sini

Abdul Malik • 27 Nov 2025

an image
Ilustrasi analis trader investor reksadana saham sedang mengamati layar monitor komputer laptop yang menampilkan grafik investasi saham. (Shutterstock)

Ketahui jam bursa saham Indonesia. Pahami waktu terbaik transaksi agar strategi investasi makin optimal

Bareksa - Sebelum membeli atau menjual saham, kamu perlu tahu jam bursa saham Indonesia. Tanpa memahaminya, order bisa telat masuk, tidak tereksekusi, atau justru salah strategi. 

Jam Operasional Bursa Saham (Senin–Jumat)

1. Pra-Pembukaan (Pre-Opening)

08.45 – 08.55 WIB
Order masuk, tetapi transaksi belum terjadi. Harga open terbentuk mendekati 09.00.

2. Pasar Reguler Sesi 1

09.00 – 11.30 WIB
Ini waktu paling ramai untuk trading harian.

3. Istirahat

11.30 – 13.30 WIB

4. Pasar Reguler Sesi 2

13.30 – 15.49 WIB
Transaksi berjalan seperti biasa hingga menjelang penutupan.

5. Pre-Closing

15.49 – 15.50 WIB
Pembentukan harga penutupan.

6. Pasar Negosiasi

09.00 – 15.50 WIB
Transaksi dilakukan antar pihak dengan negosiasi langsung.

Kenapa Penting Mengetahui Jam Bursa?

  • Untuk menentukan strategi beli jual

  • Mengantisipasi volatilitas di opening & closing

  • Menghindari order tidak tereksekusi

  • Membuat keputusan lebih terinformasi

Tips Memaksimalkan Transaksi Berdasarkan Waktu

  • Pagi: harga lebih volatil, cocok untuk trader aktif

  • Siang: pergerakan lebih stabil

  • Menjelang penutupan: waktu penting untuk melihat arah pasar harian

Mulai Investasi Saham di Bareksa

Siap mulai bertransaksi dengan tahu jam bursa yang benar? Buka akun dan beli saham langsung di Super App Bareksa. Aman, cepat, dan cocok untuk investor baru maupun berpengalaman.

Beli Saham di Sini

(Tubagus Imam Satrio/AM)

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.​