
Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan PT Timah Tbk (TINS) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebagai saham pilihan untuk trading hari ini (13/11/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi ditutup melemah.
Harga saham TINS melemah 2,32% jadi Rp2.950 (12/11). Saham emiten tambang timah milik pemerintah itu direkomendasikan beli saat koreksi dengan harga masuk di rentang Rp2.800-2.950. Target harga ambil untung saham TINS di Rp3.100 dan Rp3.200, serta stop rugi di Rp2.700.
Harga saham MEDC naik 0,39% jadi Rp1.280 (12/11). Saham emiten tambang migas swasta ini direkomendasikan beli spekulatif dengan harga masuk di rentang Rp1.250-1.280. Target harga ambil untung saham MEDC di Rp1.310 dan Rp1.325, serta stop rugi di Rp1.225.
Stock Pick (Rp) | TINS | MEDC |
|---|---|---|
Last Price | 2.950 | 1.280 |
Recommendation | Buy on Pullback | Speculative Buy |
Entry Range | 2.950 | 1.280 |
2.800 | 1.250 | |
Target Price (TP) 1 | 3.100 | 1.310 |
Target Price (TP) 2 | 3.200 | 1.325 |
Stop Loss | 2.700 | 1.225 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 12/11/2025
IHSG naik 0,26% ke level 8.389 dengan investor asing mencatatkan beli bersih Rp1,2 triliun pada Selasa (12/11). Menurut riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (13/11), sektor-sektor saham yang memimpin penguatan antara lain konsumer non-siklikal naik 1,63%, infrastruktur (1,56%), transportasi & logistik (1,47%), properti & real estat (1,03%), serta industri (0,57%).
Saham-saham pendorong indeks antara lain BRPT yang naik 7,08% ke Rp3.780), BBCA (1,19% ke Rp8.500), dan BMRI (1,71% ke Rp4.760). Sementara itu, rupiah melemah 14 poin ke level Rp16.703 per dolar AS.
Secara teknikal, IHSG diprediksi bergerak di rentang 8.363 (support) – 8.444 (resistance) dengan potensi penutupan di level yang lebih rendah hari ini (13/11).
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.