Stock Pick : IHSG Melemah, Rekomendasi Saham Hari Ini ACES, MAPI dan ISAT

Abdul Malik • 02 Feb 2024

an image
Ilustrasi investor yang memantau perkembangan pasar saham dan IHSG, di tengah sentimen kebijakan suku bunga The Fed. (Shutterstock)

Pelemahan IHSG tertekan sentimen The Fed yang menegaskan belum percaya diri untuk memangkas suku bunga pada Maret

Bareksa.com - Berikut kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (1/2/2024) dan saham pilihan rekomendasi Tim Analis Bareksa, Jumat (2/2/2024):

IHSG : last price 7.201,7

Kinerja Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari IHSG melemah pada Kamis, setelah sebelumnya menguat dalam 3 hari beruntun. IHSG ditutup melemah 0,09% atau berkurang 6,24 poin menjadi 7.201,70 dengan kelompok 45 saham unggulan (indeks LQ45) naik 0,31% jadi 977,27. Pelemahan IHSG tertekan sentimen pengumuman hasil rapat Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) pada Kamis dinihari WIB. 

Ketua The Fed, Jerome Powell menyatakan saat ini ekonomi AS masih kuat dan inflasi masih di atas 2%. Karena itu, The Fed belum percaya diri untuk memangkas suku bunga pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Maret. Pengumuman itu mengecewakan pasar, sebab sebelumnya pelaku pasar berekspektasi suku bunga AS dipangkas mulai Maret. Fed Funds Rate saat ini di level 5,25-5,5%, level tertinggi dalam 22 tahun. Sejak Maret 2022 hingga Juli 2023, The Fed agresif menaikkan suku bunga untuk memerangi lonjakan inflasi di Negara Paman Sam. 

Investasi Saham di Sini

Sentimen lain yang membayangi pasar kemarin ialah rilis data Caixin soal PMI Manufacturing China di level 50,8 atau tidak berubah dari bulan sebelumnya. Ini menunjukkan industri manufaktur China sedang ekspansi. Namun data ini berbeda dengan yang sebelumnya dirilis Badan Statistik China, menunjukkan PMI Manufacturing pada Januari 2024 di 49,2, atau masih di zona kontraksi karena berada di bawah 50.

Sentimen dari dalam negeri, rilis S&P Global Manufacturing PMI Indonesia pada Januari 2024 tercatat 52,9, atau naik dari bulan sebelumnya 52,2. Hal ini mengindikasikan industri manufaktur Tanah Air masih di zona ekspansi. Kemudian Badan Pusat Statistik (BPS) juga merilis inflasi Pada Januari 2024 tercatat 2,57% secara tahunan (YOY), atau melandai dibandingkan Desember 2023 di 2,61%.

IHSG kemarin dibuka di zona hijau pada sesi I, namun ditutup merah di sesi II. Secara sektoral, pelemahan IHSG ditekan 8 sektor saham, dipimpin transportasi & logistik minus 1,56%, keuangan dan energi masing-masing melemah 0,88% dan 0,83%. Adapun 3 sektor saham naik, dipimpin kesehatan meningkat 1,56%, infrastruktur dan barang konsumen primer masing-masing naik 0,18% dan 0,03%. Saham-saham yang naik tertinggi yakni INPS, MSKY, WIDI, EMTK dan SRAJ. Saham-saham yang turun terdalam yakni MPXL, SMGA, BIPI, MDKA dan JTPE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat 1.184.855 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 18,02 miliar lembar saham, senilai Rp8,98 triliun. Sebanyak 210 saham naik, 303 saham turun dan 240 saham stagnan. Kinerja bursa saham regional Asia kemarin yakni indeks Nikkei melemah 0,76% jadi 36.011,5, indeks Hang Seng menguat 0,52% jadi 15.566,21, indeks Shanghai melemah 0,64% jadi 2.770,74, serta indeks Strait Times menguat 0,4% jadi 3.140,26.

Investasi Saham di Sini

Di tengah pelemahan IHSG, Tim Analis Bareksa merekomendasikan beberapa saham pilihan:

Stock Pick

ACES

MAPI

ISAT

Last price

Rp855

Rp1.960

Rp9.575

Recommendation

Buy on breakout

Trading buy

Trading buy

Entry

Rp845

Rp1.945

Rp9.550

Rp810

Rp1.900

Rp9.350

Target price (TP) 1

Rp880

Rp1.990

Rp9.725

Target price (TP) 2

Rp900

Rp2.010

Rp9.850

Stop loss

Rp775

Rp1.850

Rp9.150

Sumber : Tim Analis Bareksa, last price per 1/2/2024

Investasi Saham di Sini

ACES : last price Rp855

Harga saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menguat 0,59% atau bertambah 5 poin menjadi Rp855 pada Kamis (1/2). Tim Analis Bareksa merekomendasikan beli jika menembus (BOB) harga di rentang Rp810 dan Rp845, dengan target harga ambil untung di Rp880 dan Rp900, serta stop rugi di Rp775. 

MAPI : last price Rp1.960

Harga saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat 0,26% atau bertambah 5 poin menjadi Rp1.960 pada Kamis (1/2). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham MAPI di kisaran harga Rp1.900 dan Rp1.945, dengan target harga ambil untung di Rp1.990 dan Rp2.010, serta stop rugi di Rp1.850. 

ISAT : last price Rp9,575

Harga saham PT Indosat Tbk (ISAT) stagnan di level Rp9.575 pada Kamis (1/2). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham ISAT di rentang harga Rp9.350 dan Rp9.550, dengan target harga ambil untung di Rp9.725 dan Rp9.850, serta stop rugi di Rp9.150. 

Investasi Saham di Sini

Ringkasan Berita Pasar

TLKM

Konsorsium ALPHA (Asia Link for Advanced Performance of High-Speed Access) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perencanaan dan pengembangan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Internasional yang menghubungkan Singapura, Jepang, Korea, Filipina, Vietnam, dan negara-negara lainnya. 

Penandatanganan ini melambangkan komitmen konsorsium ALPHA yang terdiri dari KT Corporation (KT), PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), dan pihak Jepang, untuk mewujudkan lanskap bawah laut Asia-Pasifik di masa depan. Telin merupakan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). 

ARTO

PT Dompet Anak Bangsa (GoPay) memperluas ekosistem tabungan melalui GoPay Tabungan by Jago. Penambahan layanan tersebut juga merupakan bagian dari pendalaman kolaborasi antara GoPay dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) atau Bank Jago. 

BRIS

PT Bank Syariah Indonesia, Tbk (BRIS) atau BSI berhasil mencatat laba tumbuh 33,88% (YOY) menjadi Rp5,7 triliun hingga kuartal IV 2023. Kontributor utama penopang kinerja positif BSI di antaranya adalah pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan dana murah yang tumbuh dua digit, respons strategi yang tepat serta model bisnis yang fleksibel dan terdigitalisasi.

Investasi Saham di Sini

(Ariyanto Dipo Sucahyo/Sigma Kinasih/Christian Halim/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.