Stocks Pick : IHSG Melesat Tembus 7.000, Ini Rekomendasi Saham BSDE, PNLF, MAPI, ERAA dan MIDI

Abdul Malik • 24 Nov 2023

an image
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau. (Shutterstock)

Lonjakan IHSG mengikuti kinerja bursa saham kawasan Asia dan Global yang juga ditutup di zona hijau

Bareksa.com - Berikut kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (23/11/2023) dan beberapa saham unggulan yang direkomendasikan Tim Analis Bareksa, Jumat (24/11/2023) :

IHSG : last price 7.004,34

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,41% atau bertambah 97,39 poin ditutup menembus level psikologis 7.000, tepatnya 7.004,34 pada Kamis (23/11/2023). Sebelumnya IHSG ditutup di zona 7.000 pada September 2023. Lonjakan IHSG mengikuti kinerja bursa saham kawasan Asia dan Global  yang juga ditutup di zona hijau. Seiring lonjakan IHSG, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,91 poin atau 1,2% ke posisi 923,50.

Tercatat investor melakukan transaksi Rp9,73 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan 25,06 miliar lembar. Sebanyak 315 saham naik, 226 terkoreksi, dan 215 saham stagnan. Secara sektoral, saham sektor teknologi melonjak 8,6%, diikuti sektor infrastruktur 6,2%, keuangan 1,8% dan transportasi 1,41%. Namun sektor kesehatan melemah 1,1%. 

Investasi Saham di Sini

IHSG berhasil melesat pada Kamis setelah dua hari sebelumnya terkoreksi. Saham-saham dengan penguatan terbesar yaitu ARTO, SULI, BREN, MPPA, dan BBYB. Sedangkan saham-saham dengan pelemahan terdalam yakni SRAJ, SMIL, TRIN, PSDN dan FUTR. 

Beberapa sentimen yang membayangi pasar kemarin di antaranya Zhongzhi, salah satu perusahaan keuangan terbesar di China melaporkan utangnya mencapai dua kali lipat lebih tinggi dari asetnya. Kemudian pemerintah Singapura menyampaikan ekonomi tumbuh 1,1% YOY pada kuartal III 2023, lebih tinggi dari perkiraan 0,7%. 

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 6%, karena kondisi makroekonomi dalam negeri yang solid, di mana inflasi masih terkendali di kisaran target BI 2-4% .

Namun, ada kabar kurang menggembirakan di mana data klaim pengangguran AS kembali turun, menandakan data tenaga kerja kembali panas. Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun 24.000 menjadi 209.000 pada pekan yang berakhir pada 18 November, turun tajam dari angka tertinggi dalam tiga bulan pada minggu sebelumnya dan jauh di bawah ekspektasi pasar 225.000.

Investasi Saham di Sini

Di tengah melesatnya IHSG, Tim Analis Bareksa merekomendasikan beberapa saham pilihan: 

Stocks Pick

BSDE

PNLF

MAPI

ERAA

MIDI

Last price

Rp1.055

Rp268

Rp1.745

Rp362

Rp472

Recommendation

Trading buy

Buy on weakness

Buy

Trading buy

Buy

Entry

Rp1.050

Rp268

Rp1.730

Rp360

Rp470

Rp1.020

Rp260

Rp1.690

Rp350

Rp458

Target price (TP) 1

Rp1.080

Rp276

Rp1.800

Rp372

Rp484

Target price (TP) 2

Rp1.090

Rp284

Rp1.835

Rp390

Rp494

Stop loss

Rp1.005

Rp256

Rp1.615

Rp336

Rp450

Sumber : Tim Analis Bareksa, last price per 23/11/2023

Investasi Saham di Sini

1. BSDE : last price Rp1.055

Harga saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 2,93% atau bertambah 30 poin menjadi Rp1.055 pada Kamis (23/11/2023). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham BSDE di kisaran Rp1.020 hingga Rp1.050, dengan ambil untung di Rp1.080 dan Rp1.090, serta stop rugi di Rp1.005. 

2. PNLF : last price Rp268

Harga saham PT Panin Financial Tbk (PNLF) menguat 0,75% atau bertambah 2 poin menjadi Rp268 pada Kamis (23/11/2023). Tim Analis bareksa merekomendasikan beli saat melemah (BOW) saham PNLF di kisaran Rp260 hingga Rp268, dengan ambil untung di Rp276 dan Rp284, serta stop rugi di Rp256. 

3. MAPI : last price Rp1.745

Harga saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melesat 4,18% atau bertambah 70 poin menjadi Rp1.745 pada Kamis (23/11/2023). Tim Analis Bareksa merekomendasikan beli saham MAPI di kisaran Rp1.690 hingga Rp1.730, dengan ambil untung di Rp1.800 dan Rp1.835, serta stop rugi di Rp1.615. 

4. ERAA : last price Rp362

Harga saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik 2,26% atau bertambah 8 poin menjadi Rp362 pada Kamis (23/11/2023). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham ERAA di kisaran Rp350 hingga Rp360, dengan ambil untung di Rp372 dan Rp390, serta stop rugi di Rp336. 

5. MIDI : last price Rp472

Harga saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) melonjak 3,96% atau bertambah 18 poin menjadi Rp472 pada Kamis (23/11/2023). Tim Analis Bareksa merekomendasikan beli saham MIDI di kisaran Rp458 hingga Rp470, dengan ambil untung di Rp484 dan Rp494, serta stop rugi di Rp450.

Investasi Saham di Sini

Ringkasan Berita Pasar

PTPP 

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengantongi kontrak baru hingga bulan Oktober 2023 mencapai Rp29,31 triliun atau naik 34,31%. Kontrak baru itu masih di dominasi proyek pemerintah 42,47%, swasta 40,37% dan BUMN 17,16%. Perolehan kontrak tertinggi berasal dari sektor jalan dan jembatan 37,7% dan gedung 26,68%. Capaian kontrak baru itu baru merealisasi 84,9% dari target perusahaan tahun ini Rp35 triliun. 

TPIA 

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan membangun pabrik chloralkali dan ethylene dichloride dengan nilai investasi US$1 miliar. Pabrik itu nantinya akan tetap dibangun di kawasan industri Krakatau di Cilegon seluas 513.658 meter persegi. 

INDY 

PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya PT Masmindo Dwi Area (Masmindo) akan memulai untuk tahapan konstruksi tambang emas di Sulawesi Selatan di 2024 dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2025. Proyek Awak Mas ini menurut INDY diperkirakan memiliki cadangan ore 1,1 juta ton dan 2 juta ton emas.

Investasi Saham di Sini

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/Christian Halim/AM)​

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.