Pasar Saham Amblas 8,72 Persen Sepekan, Robo Advisor Bareksa Terapkan Strategi Ini

Abdul Malik • 13 May 2022

an image
Ilustrasi Robo Advisor Bareksa. (Shutterstock)

Robo Advisor Bareksa menyesuaikan strateginya dengan membidik produk reksadana saham dengan bobot besar di sektor energi

Bareksa.com - Pasar saham nasional yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) amblas dan anjlok dalam pekan ini. Selama 5 hari beruntun, atau yang merupakan pekan pertama perdagangan bursa pasca libur Lebaran, IHSG selalu ditutup menurun. Secara akumulasi, indeks saham Tanah Air longsor 8,72 persen sepekan dengan ditutup di level 6.597 pada Jumat (13/5/2022). 

Investor asing tampak terus melepas saham Tanah Air dengan mencatat penjualan bersih (net sell) Rp9,11 triliun dalam sepekan. Untuk hari ini saja, Jumat (13/5/2022), net sell asing mencapai Rp2,29 triliun di seluruh pasar, di mana Rp1,35 triliun merupakan transaksi di pasar reguler.

Menurut analisis Bareksa, meskipun pasar saham ambrol sepanjang pekan ini, namun saham-saham sektor energi berhasil terbang tinggi. Sepanjang tahun berjalan (per 11 Mei 2022), saham-saham energi melesat hingga 36 persen. Bahkan sejak awal tahun, sektor energi masih menjadi salah satu penopang terbesar kinerja indeks saham.

Seiring moncernya kinerja saham sektor energi, Robo Advisor Bareksa juga menyesuaikan strateginya dengan membidik produk reksadana saham dengan bobot besar di sektor energi. Analisis Bareksa menilai sejumlah harga energi atau komoditas terutama batu bara saat ini masih berada di level cukup tinggi akibat tensi geopolitik Rusia - Ukraina yang berkepanjangan. 

Selain itu, krisis listrik di India berpotensi mendongkrak ekspor batu bara Indonesia ke Negara Sungai Gangga tersebut. Sehingga reksadana saham berbasis sektor energi masih memiliki potensi kenaikan. Salah satu produk reksadana yang dikoleksi oleh Robo Advisor Bareksa adalah Eastspring Investments Value Discovery Kelas A yang memiliki bobot besar di saham energi.

Kemudian untuk reksadana berbasis obligasi, Robo Advisor Bareksa juga menambahkan reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premium guna meminimalisir risiko fluktuasi pasar. Syailendra Pendapatan Tetap Premium yang merupakan reksadana berbasis obligasi korporasi saat ini tergolong lebih stabil dibandingkan reksadana berbasis Surat Berharga Negara (SBN) yang lebih fluktuatif terdampak gejolak pasar akibat kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS). 

Menurut analisis Bareksa, penurunan kinerja pasar keuangan saat ini, juga bisa dijadikan momentum pembelian reksadana secara bertahap oleh investor guna mendapatkan imbal hasil yang maksimal.

Baca : Suku Bunga Dolar AS akan Naik Lebih Agresif, Begini Strategi Robo Advisor Bareksa

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini. 

Baca : Begini Jeroan Mandiri Investa Dana Utama, Reksadana Pendapatan Tetap Pilihan Robo Advisor Bareksa

Promo Robo Advisor Bareksa

Buat smart investor yang baru mau mencoba, atau sudah rutin menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa, sedang ada promo berhadiah voucher reksadana senilai Rp30.000 untuk investor setia dan Rp50.000 untuk investor baru yang berinvestasi reksadana memakai fitur Robo di aplikasi Bareksa.

Tertarik? Catat minimal pembelian dan kode promonya ya. 

Investor Baru Robo Advisor 

  • Hadiah Voucher reksadana Rp50.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi pertama sebesar Rp300.000

  • Kode Promo: COMBOMEI300  

Investor Setia Robo Advisor

  • Hadiah Voucher reksadana Rp30.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi sebesar Rp 500.000

  • Kode Promo: COMBOMEI500

Kalau sudah tahu kode promonya, simak juga syarat dan ketentuan berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo COMBO Mei 2022

  1. Periode promo berlaku dari tanggal 9 - 31 Mei 2022.

  2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui ROBO BAREKSA menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo yang dipilih

  3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa.

  4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 30 Juni 2022.

  5. Nasabah yang memenuhi persyaratan berhak memenangkan hadiah

  6. Pengumuman pemenang tanggal 20 Juli 2022 melalui sosial media Bareksa dan email kepada pemenang tersebut. 

  7. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

  8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

  9. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa.

  10. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang nasabah terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi.

Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa, raih cuan dan hadiahnya!

(Sigma Kinasih/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.