
Bareksa - Dua reksadana saham di Super App Investasi Bareksa mampu mencetak imbal hasil 3,14% dan 2,91% sehari pada Rabu (01/04/2026) seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound. Reksadana itu ialah BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham. Lonjakan kinerja didorong kenaikan saham-saham dalam portofolionya.
BNP Paribas Solaris yang dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 3,14% dalam sehari pada (01/04/2026). Menurut fund fact sheet periode Februari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), deposito PT Bank Maybank Indonesia Tbk, saham PT Timah Tbk (TINS), dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).
TRIM Syariah Saham yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management, mencetak imbal hasil 2,91% dalam sehari (01/04/2026). Menurut fund fact sheet periode Februari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Timah Tbk (TINS), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), obligasi SBSN Seri PBS030, saham PT Alamatri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR).
Beberapa saham dalam portofolio dua reksadana tersebut mencatat lonjakan pada 1 April di antaranya ARCI melesat 9%, HRTA meroket 16,5%, MDKA naik 6,3%, ANTM naik 6%, hingga TINS melonjak 8,08%.
Lonjakan saham-saham itu seiring IHSG)pada Rabu (01/04/2026) berhasil rebound naik 1,93% ke level 7.184,438. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat tetap di level 6,673% pada Rabu (01/04/2026) pukul 08.25 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 01 April 2026) :
IHSG : -12,76%
Indeks Reksadana Saham : -9,18%
Sucorinvest Maxi Fund : -9,58%
Indeks Reksadana Saham Syariah : -7,02%
TRIM Syariah Saham : -11,91%
Indeks Reksadana Campuran : -4,63%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : -7,01%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -4,6%
TRIM Syariah Berimbang : -8,98%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -1,3%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : -0,91%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,91%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : -0,36%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,29%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,45%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,25%
Reksa Dana Syariah Capital Sharia Money Market : 0,42%
BNP Paribas IDX Growth30 : -8,51%
BRI Indeks Syariah : -11,91%
Kenaikan tajam dua reksadana saham seperti BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham mencerminkan dampak langsung dari rebound IHSG serta lonjakan saham berbasis komoditas di portofolionya. Namun, secara jangka lebih panjang, kinerja reksadana saham masih tertekan (negatif secara bulanan), sehingga investor perlu tetap selektif dan mempertimbangkan risiko volatilitas pasar.
Kenaikan tajam dua reksadana saham seperti BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham mencerminkan dampak langsung dari rebound IHSG serta lonjakan saham berbasis komoditas di portofolionya. Namun, secara jangka lebih panjang, kinerja reksadana saham masih tertekan (negatif secara bulanan), sehingga investor perlu tetap selektif dan mempertimbangkan risiko volatilitas pasar.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.