Investor Risiko Rendah “Naik Kelas” Terukur dengan Reksa Dana Berbasis Sukuk

Hanum Kusuma Dewi • 20 Feb 2026

an image
Ilustrasi Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A untuk risiko moderat dengan jangka waktu menengah. (Shutterstock)

Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A mencatat return 6,98% setahun (per 12 Februari 2026), lebih dari dua kali lipat deposito*

Bareksa - Banyak investor memulai perjalanan investasinya dari instrumen berisiko rendah, seperti deposito atau reksa dana pasar uang. Namun, seiring waktu, ketika kebutuhan mulai bergeser ke tujuan jangka menengah, investor perlu naik kelas ke instrumen yang berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Dalam konteks tersebut, reksa dana pendapatan tetap syariah, yang berbasis sukuk, menjadi relevan sebagai langkah lanjutan bagi investor konservatif. Salah satu produk yang berada di kategori ini adalah Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A.

Dari Stabilitas ke Pertumbuhan yang Lebih Optimal

Instrumen berisiko rendah umumnya berfokus pada perlindungan nilai dan kestabilan hasil. Contohnya, deposito yang memberikan imbal hasil sekitar 3,5% setahun, atau sekitar 2,8% bersih setelah pajak.

Akan tetapi, untuk jangka menengah, investor perlu instrumen yang bisa memberikan pertumbuhan lebih optimal, seperti reksa dana pendapatan tetap. Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A, salah satu produk terbaik di kelasnya, mencatatkan return bersih 6,98% dalam setahun terakhir (12 Februari 2025 - 12 Februari 2026).

*Deposito dijamin LPS, data per 12 Februari 2026, Sumber: Bareksa

Kinerja tersebut menunjukkan bagaimana instrumen berbasis sukuk dapat menjadi langkah lanjutan bagi investor yang ingin meningkatkan potensi return namun belum siap masuk ke volatilitas pasar saham.

Peran Sukuk Korporasi dalam Menjaga Keseimbangan

Tidak semua reksa dana pendapatan tetap memiliki karakteristik yang sama. Komposisi portofolio menjadi faktor penting dalam menentukan profil risiko dan potensi imbal hasil. Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A dikelola oleh Sucor Asset Management dan memiliki porsi dominan pada sukuk korporasi.

Sukuk korporasi umumnya menawarkan tingkat imbal hasil (kupon) yang lebih menarik dibandingkan sukuk negara, sebagai kompensasi atas risiko kredit yang lebih tinggi. Namun, dengan proses seleksi emiten yang ketat dan pengelolaan aktif, risiko tersebut dapat dikelola secara terukur.

Kombinasi kupon yang kompetitif serta potensi capital gain dari pergerakan harga sukuk memberikan keseimbangan antara stabilitas dan peluang pertumbuhan.

Top 10 Holdings Reksa Dana, berdasarkan Fund Fact Sheet Januari 2026:

  • Pemerintah Republik Indonesia SBSN Seri PBS030

  • SBSN Seri PBS003

  • SBSN Seri PBS032

  • Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap III Tahun 2025 Seri B

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Lontar Papyrus Pulp Paper Industry Tahap I Tahun 2024

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Oki Pulp Paper Mills Tahap II Tahun 2025 Seri A

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp Paper Tahap I Tahun 2024 Seri B

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp Paper Tahap II Tahun 2024 Seri B

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp Paper Tahap II Tahun 2024 Seri C

  • TD PT. Bank Syariah Indonesia

Dengan strategi tersebut, produk ini dirancang untuk tetap menjaga karakter defensif, namun dengan peluang imbal hasil yang lebih optimal jika dibandingkan dengan instrumen yang lebih konservatif.

Jembatan bagi Investor Konservatif yang Lebih Progresif

Bagi investor yang telah terbiasa dengan instrumen risiko rendah, langkah menuju saham mungkin terasa terlalu jauh. Volatilitas pasar ekuitas yang tinggi tidak selalu sesuai dengan profil risiko moderat-konservatif.

Reksa dana berbasis sukuk dapat menjadi solusi transisi yang lebih nyaman. Risiko memang meningkat dibanding instrumen ultra-konservatif, tetapi masih dalam koridor yang terukur.

Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A dapat relevan bagi:

●        Investor konservatif yang mulai memiliki horizon investasi menengah

●        Investor yang ingin meningkatkan potensi imbal hasil tanpa masuk ke saham

●        Investor syariah yang mengutamakan kepatuhan prinsip syariah dalam portofolionya

●        Existing investor Sucor AM yang ingin melakukan diversifikasi lebih lanjut

Dengan pendekatan berbasis sukuk dan manajemen aktif, produk ini berupaya menjaga stabilitas sekaligus memberikan ruang pertumbuhan.

Naik Kelas Dengan Lebih Nyaman

Dalam investasi, peningkatan imbal hasil hampir selalu diikuti peningkatan risiko. Namun, peningkatan tersebut dapat dilakukan secara bertahap.

Bagi investor yang siap bergerak dari sekadar stabil menuju lebih optimal dan berkembang, reksa dana berbasis sukuk dapat menjadi langkah strategis berikutnya. Pendekatan bertahap ini membantu menjaga kenyamanan psikologis sekaligus memberi peluang optimalisasi hasil dalam jangka menengah.

Dengan kinerja 6,98% dalam setahun terakhir dan strategi berbasis sukuk korporasi yang selektif, Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A menjadi salah satu opsi bagi investor yang ingin naik kelas secara terukur—tanpa harus melompat terlalu jauh dari zona nyaman.

Beli Sucorinvest Sharia Sukuk Fund Kelas A

(ADV)

***

DISCL​AIMER

Kinerja masa lalu tidak menjamin/ mencerminkan indikasi kinerja di masa yang akan datang. Investasi Reksa Dana mengandung risiko. Calon investor/investor wajib membaca dan memahami prospektus dan informasi ringkas Produk Investasi (Fund Fact Sheet) sebelum berinvestasi Reksa Dana. Dalam melakukan transaksi jual dan beli Reksa Dana, calon investor/investor diharapkan memperhatikan profil risiko, kondisi keuangan serta tujuan investasi dari masing-masing calon investor/investor.