Cuan Sehari di Atas 5%! Dua Reksadana Saham Ini Ngebut Saat IHSG Lompat 2,5%

Abdul Malik • 04 Feb 2026

an image
Ilustrasi investor reksadana saham sedang melihat grafik pergerakan harga saham di handphone dan layar komputer. (Shutterstock)

Dua reksadana saham di Bareksa mencetak return harian hingga 6,58% saat IHSG melonjak 2,52%. Simak portofolio dan kinerja reksadana unggulan lainnya.

Bareksa - Dua reksadana saham di Super App Investasi Bareksa mampu mencetak imbal hasil 6,58% dan 5,12% sehari pada Selasa (04/02/2026). Reksadana itu ialah Simas Danamas Saham dan BNP Paribas Solaris.  

Simas Danamas Saham yang dikelola oleh PT Sinarmas Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 6,58% dalam sehari pada (04/02/2026). Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Ocbc Nisp Tbk (NISP), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Sedangkan BNP Paribas Solaris yang dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management, mencetak imbal hasil 5,12% dalam sehari (04/02/2026). Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (04/02/2026) naik 2,52% ke level 8.122,597. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6,364% pada Selasa (04/02/2026) pukul 11.56 WIB.

Kinerja Reksadana Unggulan di Super App Investasi Bareksa

Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 04 Februari 2026) :

Reksadana Saham

IHSG : -7,15%

Indeks Reksadana Saham : -3,12%
Sucorinvest Maxi Fund : 2,53%

Indeks Reksadana Saham Syariah : -3,09%
Sucorinvest Sharia Equity Fund : -4,04%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -1,73%
Sucorinvest Anak Pintar : -3,71%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -2,88%
Schroder Syariah Balanced Fund : -2,2%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,25%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,23%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,06%
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : -0,17%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,32%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,44%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,34%
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,36%

Reksadana Ind​eks​

Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : -0,56%
BRI Indeks Syariah : -7,25%

Kesimpulan

Lonjakan IHSG pada 4 Februari 2026 mendorong kinerja harian reksadana saham tertentu mencetak return signifikan hingga di atas 5% dalam sehari. Namun secara bulanan, kinerja mayoritas reksadana masih bervariasi dan cenderung tertekan, menegaskan pentingnya memahami perbedaan kinerja jangka pendek dan jangka menengah sebelum berinvestasi.

FAQ

1. Apakah return harian 5–6% bisa terjadi setiap hari?
Tidak. Return harian sebesar ini bersifat situasional dan biasanya terjadi saat pasar sangat volatil.

2. Apakah reksadana saham cocok untuk investor pemula?
Cocok jika tujuan investasi jangka panjang dan siap menghadapi fluktuasi nilai.

3. Apakah kenaikan IHSG otomatis membuat semua reksadana saham untung?
Tidak. Kinerja sangat bergantung pada komposisi portofolio masing-masing reksadana.

4. Lebih baik pilih reksadana saham atau pasar uang saat pasar volatil?
Tergantung profil risiko. Pasar uang lebih stabil, reksadana saham berpotensi return lebih tinggi namun berisiko.

Investasi di Aplikasi Reksadana Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.

Beli Reksadana di Sini

(Reynaldi Gumay/AM)

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.