
Bareksa - Dua reksadana pasar uang di Super App Investasi Bareksa berhasil mencetak imbal hasil 5,97% dan 5,95% dalam setahun. Dua reksadana itu ialah Insight Money Syariah dan Pinnacle Money Market Fund. Kinerja stabil itu dicatatkan di tengah pasar modal yang sedang bergejolak terdampak sentimen memanasnya perang dagang dan geopolitik global akibat kebijakan luar negeri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Reksadana Insight Money Syariah yang dikelola oleh PT Insight Investments Management, mencetak imbal hasil (return) 5,95% dalam setahun. Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah deposito Bank Bukopin Syariah, obligasi BRIS (SMBRIS01ASLCN2), Bukit Makmur Mandiri Utama (SIBOLD01A), CIMB Niaga Auto Finance (SWCNAF01B), Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (SMLPPI01ACN2),OKI Pulp & Paper Mills (SMOPPM01ACN1), Pegadaian (Persero) (SMPPGD02CN4), Indah Kiat Pulp & Paper (SMINKP03ACN1) & (SMINKP03BCN3), dan Sampoerna Agro (SISGRO01BCN2).
Sedangkan Pinnacle Money Market Fund yang juga dikelola oleh PT Pinnacle Persada Investama, mencetak imbal hasil (return) 5,95% dalam setahun. Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi BCAP05ACN1, deposito Bank Aladin Syariah, Bank Amar Indonesia, Bank Capital Indonesia, Bank KB Bukopin Syariah, Bank Mayapada, Bank MNC International, Bank National Nobu, Bank Sahabat Sampoerna, dan Krom Bank Indonesia.
Reksadana pasar uang dapat menjadi aset diversifikasi ketika pasar saham bergejolak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (21/01/2026) turun 1,36% ke level 9.010,33. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat tetap di level 6,326% pada Rabu (21/01/2026) pukul 16.46 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 21 Januari 2026) :
IHSG : 4,66%
Indeks Reksadana Saham : 5,3%
Sucorinvest Maxi Fund : 9,86%
Indeks Reksadana Saham Syariah : 5,32%
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 6,96%
Indeks Reksadana Campuran : 3,06%
Sucorinvest Anak Pintar : 8,33%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : 3,17%
Schroder Syariah Balanced Fund : 4,06%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : 0%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,58%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,17%
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 0,21%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,37%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,45%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,36%
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,4%
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : 0,85%
BRI Indeks Syariah : 3,02%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/AM)
***
Disclaimer:
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.