
Bareksa - Dua Reksadana campuran di Super Investasi App Bareksa mampu mencetak imbal hasil 3,1% dalam sehari pada Senin, 22 Desember 2025, yaitu Simas Satu dan Jarvis Balanced Fund. Hal ini seiring dengan pergerakan saham dalam portofolio reksadana, termasuk BUMI (+14,53%), ARCI (+5,99%) dan INCO (+8,03%) pada perdagangan Senin (22/12).
Reksadana Simas Satu yang dikelola oleh PT Sinarmas Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 3,1% dalam sehari pada perdagangan 22 Desember 2025. Menurut fund fact sheet periode November 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), deposito Bank Kb Bukopin Syariah, deposito Bank Panin Dubai Syariah, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), obligasi Perusahaan Listrik Negara (Persero), saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan obligasi Republik Indonesia.
Sedangkan Reksadana Jarvis Balanced Fund yang dikelola oleh PT Jarvis Aset Manajemen, mencetak imbal hasil (return) 3,1% dalam sehari pada perdagangan 22 Desember 2025. Menurut fund fact sheet periode November 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), TD - PT Allo Bank Indonesia, Tbk, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), Obligasi Negara - FR0086, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (22/12/2025) naik 0,42% ke level 8.645,844. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6,141% pada Senin (22/12/2025) pukul 16.48 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 22 Desember 2025) :
IHSG : 2,75%
Indeks Reksadana Saham : 6,91%
Sucorinvest Maxi Fund : 13,33%
Indeks Reksadana Saham Syariah : 7,93%
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 14,05%
Indeks Reksadana Campuran : 3,07%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : 3,18%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : 1,77%
Schroder Syariah Balanced Fund : 4,46%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,10%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,34%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,13%
Capital Sharia Fixed Income : 0,5%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,31%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,43%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,31%
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,4%
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : -0,95%
BRI Indeks Syariah : 3,29%
Bareksa adalah salah satu aplikasi investasi reksadana terbaik yang telah berizin OJK dan menyediakan ratusan pilihan produk dari beragam manajer investasi tepercaya. Melalui aplikasi Bareksa, kamu bisa membandingkan performa, membaca riset pasar, hingga mendapatkan rekomendasi produk sesuai profil risiko. Praktis untuk mulai investasi secara aman dan terarah.
(Reynaldi Gumay/hm)
* Hanum Kusuma Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik.
***
DISCLAIMER
Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.