Pegang SBN, Reksadana Pendapatan Tetap KISI dan Syailendra Cuan Hingga 7,3% Setahun

Hanum Kusuma Dewi • 25 Aug 2023

an image
Ilustrasi investasi di reksadana pendapatan tetap atau fixed income fund. (Shutterstock)

Kinerja KISI Fixed Income Fund dan Syailendra Fixed Income Fund terdorong imbal hasil SBN yang turun

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 24 Agustus 2023) :

Reksadana Saham

IHSG : 0,00%

Indeks Reksadana Saham : -0,65%
TRIM Kapital Plus : 0,62%

​Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,23%
TRIM Syariah Saham : 1,92%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,20%
Schroder Dana Terpadu II : -0,34%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,04%
Schroder Syariah Balanced Fund : -0,07%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,57%
STAR Stable Income Fund : 0,48%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,26%
Trimegah Dana Tetap Syariah : -0,48%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,29%
Capital Money Market Fund : 0,50%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,30%
Reksa Dana Syariah Capital Sharia Money Market : 0,39%

​Reksadana Ind​eks​

​Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati : -0,21%
Danareksa Indeks Syariah : -0,11%

​Ringkasan Informasi Pasar​

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (24/08/2023) turum 0,32% ke level 6.899,392. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat turun ke level 6.574% pada Kamis (24/08/2023) pukul 16.00 WIB.

Di tengah melemahnya IHSG, di marketplace reksadana terbaik Bareksa terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil 7,38% dan 7,32% setahun terakhir. Dua reksadana itu ialah KISI Fixed Income Fund dan Syailendra Fixed Income Fund.

Reksadana KISI Fixed Income Fund yang dikelola oleh PT KISI Asset Management, mencatatkan cuan 7,38% dalam setahun. Menurut fund fact sheet periode Juli 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi FR0068, FR0072, FR0078, FR0080, FR0087, FR0091, FR0096, LPPI01BCN2, MDKA03BCN2, dan PIDL02B25.

Sedangkan reksadana Syailendra Fixed Income Fund yang dikelola oleh PT Syailendra Capital, mencatatkan cuan 7,32% dalam setahun. Menurut fund fact sheet periode Juli 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah obligasi FR0068, FR0070, FR0078, FR0081, FR0083, FR0086
FR0087, FR0095, FR0096, dan FR0098.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Klik untuk Beli Reksadana Sekarang

(Romainah/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.