Tips Bijak dan Cuan Kelola Angpao Imlek 2023

Hanum Kusuma Dewi • 22 Jan 2023

an image
Ilustrasi seorang wanita muda belum menikah yang menerima banyak angpao. (shutterstock)

Agar tidak menguap alias habis maka ada baiknya angpao Imlek diinvestasikan misalnya di reksadana, SBR012, dan atau emas

Bareksa.com - Tahun Baru Imlek 2023 dirayakan pada Minggu (22/1/2023) dan diikuti Hari Cuti Bersama Imlek pada Senin (23/1/2023). Bagi yang merayakan Imlek, tentu sejumlah persiapan dilakukan untuk menyambut datangnya tahun baru yang kali ini disebut Tahun Kelinci Air. 

Salah satu persiapan dimaksud khususnya bagi yang sudah berkeluarga, adalah menyiapkan amplop merah berisi uang atau kerap disebut angpao. Iya, pemberian angpao menjadi salah tradisi yang paling dinanti saat Tahun Baru Imlek. 

Melansir laman Treasury, sebenarnya, dulu angpao tidak berbentuk amlop merah berisi uang tetapi sebuah koin yang diikat dengan benang merah. Orang tua memberikan koin ini kepada anggota keluarga yang lebih muda. 

Pada saat itu disebut ya sui qian, dan bertujuan untuk menghindarkan anak dari roh jahat. Dalam tradisi warga Tionghoa, orang yang sudah berkeluarga akan memberikan angpao kepada anak-anak, orang tua, dan anggota yang belum menikah. 

Biasanya, mereka membagikannya saat malam sebelum perayaan Imlek. Tidak jarang juga angpao diberikan ketika beribadah di wihara pada pagi hari. Dengan membagikan angpao ini, mereka berharap para penerimanya akan mendapat kebahagiaan dan keberuntungan. 

Bijak Kelola Angpao

Saat mendapatkan angpao tentu menjadi suatu kebahagiaan tersendiri, apalagi jika nilai nominal uangnya cukup besar. Supaya tidak menguap begitu saja, maka ada baiknya angpao dikelola secara bijak. Tapi caranya seperti apa? 

Melansir laman Treasury, berikut 5 tips bijak kelola angpao.

Pertama, menyisihkan sebagian angpao untuk beramal. Angpao merupakan simbol yang baik dan kebahagiaan. Tidak ada salahnya jika kamu menyisihkan sebagian untuk beramal. Kamu bisa memberikan 5% hingga 10% dari uang angpao kepada orang-orang yang membutuhkan.

Kedua, melunasi utang. Jika kamu memiliki kewajiban pinjaman maka bisa menggunakan uang angpao untuk melunasi atau sekadar mencicilnya. 

Ketiga, membentuk dana darurat. Belum punya dana darurat? Kamu bisa menggunakan uang angpao untuk mulai membentuk dana darurat. 

Ada yang menyebut bahwa jumlah dana darurat ini beragam, mulai dari 3 kali pengeluaran bulanan bagi yang belum berkeluarga hingga 12 kali pengeluaran bulanan untuk yang sudah menikah.

Keempat, mendaftar pelatihan. Iya, tidak ada salahnya jika kamu menggunakan uang angpao Imlek untuk investasi kepada diri sendiri. Misalnya, kamu bisa mendaftar kelas pelatihan yang bisa mendukung karier profesional atau menambah skill baru. Pelatihan tersebut bisa membuatmu makin bersinar di tempat kerja atau membuka peluang baru untuk karier yang lebih baik.

Kelima, investasi untuk mencapai tujuan finansial. Setiap orang punya tujuan finansial yang ingin dicapai. Misalnya, ingin beli rumah, motor, atau laptop atau mempersiapkan tabungan bagi anak. 

Cuan dari Angpao Imlek

Nah agar tujuan keuangan bisa lebih cepat terkumpul dengan investasi. Iya, kamu bisa menginvestasikan uang angpao sehingga bisa mendapatkan cuan atau keuantungan.

Berikut tiga pilihan investasi di Bareksa yang bisa dipertimbangkan oleh Smart Investor agar uang angpao bisa berpeluang hasilkan cuan atau keuntungan.

Pilihan Investasi di Bareksa 

1. Reksadana

Reksadana dikelola oleh manajer investasi/MI berpengalaman dan mengelola dananya secara profesional. Tersedia lebih dari 300 produk reksadana di Bareksa, dengan beragam jenis reksadana antara lain reksadana pasar uangreksadana pendapatan tetapreksadana sahamreksadana campuran, dan reksadana indeks.

Investasi reksadana juga fleksibel karena investor bisa mencairkan dananya kapan saja. Tidak harus menunggu hingga jangka waktu tertentu untuk dapat mencairkan dana tersebut. Reksadana online praktis karena semua serba dilakukan secara online, bisa kapan saja dan di mana saja.

Kelebihan lainnya adalah nilai minimum investasi di reksadana sangat terjangkau, bisa mulai Rp10.000.  Reksadana diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga independen negara yang mengawasi seluruh kegiatan di dalam sektor keuangan.

2. Surat Berharga Negara (SBN) Ritel

SBN Ritel merupakan produk investasi yang diterbitkan dan dijamin oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan kepada individu atau investor ritel. Keuntungan investasi di SBN Ritel antara lain 100% aman karena dijamin negara dan Undang-Undang, meraih cuan sekaligus berkontribusi menyediakan pembiayaan pembangunan negara, dan mudah serta praktis karena semua dilakukan secara online.

Dalam dua tahun terakhir, pemerintah menerbitkan 6 seri SBN Ritel setiap tahunnya. SBN Ritel tahun ini terdiri dari SBN Ritel jenis konvensional yakni Surat Utang Negara (SUN) Ritel 3 seri yaitu Obligasi Negara Ritel (ORI) 2 seri, Savings Bond Ritel (SBR) 1 seri, serta SBN Ritel jenis syariah atau SBSN yaitu Sukuk Tabungan (ST) 1 seri dan Sukuk Negara Ritel (SR) 2 seri

Sebagai salah satu mitra distribusi resmi SBN Ritel, platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, Bareksa kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan RI sebagai Mitra Distribusi Surat Utang Negara Ritel (Midis SUN) dengan Kinerja Terbaik 2021. Penghargaan sebagai Midis Terbaik Surat Berharga Negara (SBN) baik SUN maupun Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) merupakan yang keempat tahun secara beruntun diterima oleh Bareksa.

Perlu dicatat, Bareksa adalah satu-satunya fintech yang meraih penghargaan Midis SUN Terbaik Tahun 2021, bersanding dengan bank-bank besar. Penghargaan terbaru ini melengkapi daftar penghargaan yang diterima Bareksa sebagai Mitra Distribusi baik untuk SUN maupun SBSN dari Kementerian Keuangan : 

  • Midis SUN Terbaik 2019

  • Midis SUN Terbaik 2020

  • Midis SUN Terbaik 2021

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2018

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2019

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2020

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2021

Penghargaan langsung diserahkan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati kepada Co-founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, dalam acara Stakeholders Gathering Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu 2022 di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada 21 Desember 2022. 

Karena itu tak ingin ketinggalan investasi di SBN Ritel di 2023? Segera daftar akun SBN di Bareksa sekarang, agar saat masa penawaran dibuka, Kamu tak kehabisan kuota pemesanan. 

Terlebih, mulai Kamis (19/1/2023) pemerintah membuka masa penawaran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012 dengan dua jenis tenor yaitu tenor 2 tahun (SBR012-T2) dan tenor 4 tahun (SBR012-T4). Masa penawaran SBR012 akan berlangsung hingga Kamis (9/2/2023) pukul 10.00 WIB. 

Kamu hanya perlu mengalokasikan minimal Rp1 juta untuk berinvestasi SBR012. Pemerintah menetapkan imbal hasil atau kupon SBR012 yakni SBR012-T2 yang memiliki tenor 2 tahun ialah 6,15% per tahun dan SBR012-T4 yang bertenor 4 tahun menawarkan kupon 6,35% per tahun, yang merupakan kupon minimal. Imbal hasil SBR012 bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor).

Investasi SBN Ritel di Midis Terbaik Bareksa, Klik di Sini

3. Emas Batangan

Melalui fitur Bareksa EmasBareksa menyediakan investasi emas fisik dengan fasilitas titipan. Bareksa Emas bekerja sama dengan mitra yang memiliki lisensi dari OJK sebagai perusahaan gadai yang dapat menjalankan usaha penitipan emasyakni Indogold, Pegadaian, dan Treasury.

Investasi emas di Bareksa sangat terjangkau bisa mulai Rp50.000 atau ukuran 0,1 gram saja. Pendaftaran Bareksa Emas cukup dilakukan secara online, setelah itu investor bisa melakukan transaksi beli dan jual emas online.

Jadi instrumen apa saja yang Kamu pilih? Pastikan jenis dan produk investasi yang dipilih, sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi Kamu ya.

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.