Berita / / Artikel

Jokowi Pidato RAPBN 2023 Dongkrak Pasar Saham, Reksadana Berbasis IDX30 Meroket

• 18 Aug 2022

an image
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2023 beserta Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2022-2023 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta (16/8/2022). (www.presidenri.go.id)

Pada Selasa siang, Presiden Joko Widodo menyampaikan Pidato Pengantar atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2023

Bareksa.com - Pasar finansial dalam negeri libur Hari Kemerdekaan Indonesia pada Rabu (17/8/2022). Sehari sebelumnya pada Selasa (16/8/2022), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 0,57 persen ke level 7.133,45.

Pada Selasa siang, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Pidato Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2023 beserta Nota Keuangannya.

Dalam pidato tersebut, presiden menjabarkan target asumsi makro untuk tahun depan mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, lifting minyak mentah dan gas, harga minyak mentah, hingga imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun.

Jokowi juga menyampaikan target penerimaan negara, bagaimana pembiayaan utang ke depan, serta fokus belanja pemerintah pada 2023 mulai dari sektor infrastruktur, pertahanan, kesehatan, hingga bantuan sosial. Selain itu Jokowi juga menyinggung soal hilirisasi industri dan fokus pada energi baru dan terbarukan.

Reksadana Berbasis Indeks Saham IDX30 Meroket

Penguatan IHSG pada hari Selasa juga didorong oleh tekanan di pasar keuangan global yang mereda. Di tengah kenaikan IHSG kemarin lusa, beberapa indeks saham yang kerap jadi acuan investor juga turut menorehkan hasil positif, di mana salah satu yang terbaik yakni IDX30.

Indeks saham yang berisikan 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik tersebut menorehkan kenaikan 1,15 persen pada Selasa.

Sumber : Bareksa

Kondisi tersebut jelas akan mendorong kinerja reksadana yang menjadikan IDX30 sebagai underlying assetnya. Hal ini setidaknya tercermin dari top 10 reksadana dengan imbal hasil (return) harian tertinggi pada Selasa (16/8/2022), yang tiga teratas di antaranya diraih oleh reksadana berbasis indeks IDX30.

Ketiga produk tersebut yaitu Reksa Dana Indeks Principal Index IDX30 Kelas O milik PT Principal Asset Management yang menguat 1,13 persen, kemudian BNI AM Indeks IDX30 milik PT BNI Asset Management yang naik 1,12 persen, dan Reksa Dana Indeks Avrist IDX30 milik Avrist Asset Management yang bertambah 1,04 persen.

Dengan kinerja positif tersebut, menarik untuk mengetahui sebenarnya bagaimana kinerja saham-saham dalam indeks IDX30 pada perdagangan Selasa (16/8/2022) :

No

Kode

Nama Saham

1 Hari (%)

1

ADRO

Adaro Energy Indonesia Tbk.

(0,32)

2

ANTM

Aneka Tambang Tbk.

(2,35)

3

ARTO

Bank Jago Tbk.

(2,51)

4

ASII

Astra International Tbk.

1,45

5

BBCA

Bank Central Asia Tbk.

0,31

6

BBNI

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

0,29

7

BBRI

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

(0,47)

8

BMRI

Bank Mandiri (Persero) Tbk.

0,89

9

BRPT

Barito Pacific Tbk.

1,04

10

BUKA

Bukalapak.com Tbk.

(0,6)

11

CPIN

Charoen Pokphand Indonesia Tbk

2,24

12

EMTK

Elang Mahkota Teknologi Tbk.

(0,25)

13

GOTO

GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

10,2

14

HRUM

Harum Energy Tbk.

(3,55)

15

ICBP

Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

(1,41)

16

INCO

Vale Indonesia Tbk.

(1,88)

17

INDF

Indofood Sukses Makmur Tbk.

(1,13)

18

INKP

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.

0,32

19

ITMG

Indo Tambangraya Megah Tbk.

(1,61)

20

KLBF

Kalbe Farma Tbk.

2.51

21

MDKA

Merdeka Copper Gold Tbk.

(1,63)

22

PGAS

Perusahaan Gas Negara Tbk.

(0,92)

23

PTBA

Bukit Asam Tbk.

(1,21)

24

SMGR

Semen Indonesia (Persero) Tbk.

(0,72)

25

TBIG

Tower Bersama Infrastructure Tbk.

0

26

TINS

Timah Tbk.

(3,58)

27

TLKM

Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

(0,9)

28

TOWR

Sarana Menara Nusantara Tbk.

0

29

UNTR

United Tractors Tbk

(0,31)
30
UNVR
Unilever Indonesia Tbk
0,21

Sumber : IDX, diolah Bareksa

Berdasarkan tabel tersebut, dapat dilihat mayoritas saham penghuni indeks IDX30 sebenarnya mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa (16/8/2022), tepatnya sebanyak 18 saham. Artinya hanya ada 12 saham yang ditutup menguat.

Namun di antara 12 saham tersebut ada yang mengalami lonjakan signifikan yakni saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang meroket 10,2 persen, sehingga mendorong kinerja indeks IDX30 mengingat saham tersebut merupakan saham yang menduduki jajaran atas market cap di bursa.

Sekadar informasi, reksadana indeks atau index fund diartikan sebagai jenis reksadana yang kinerjanya mengacu pada indeks tertentu, bisa indeks saham bisa juga indeks obligasi.

Berbeda dengan reksadana konvensional yang berusaha mengalahkan kinerja tolok ukurnya (benchmark), justru target dari reksadana indeks atau index fund adalah menyamainya. Jadi, daripada dikelola secara aktif, pendekatan dari reksadana indeks adalah secara pasif dengan menyusun portofolio investasi menyerupai indeks acuannya.

Karena komposisinya mirip atau bahkan sama persis dengan indeks acuannya, hasil pengelolaan reksadana indeks atau index fund juga tentunya mirip dengan indeks acuannya. Cara ini dikenal pula dengan strategi pengelolaan pasif (passive management strategy).

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(KA01/Arief Budiman/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Tags: