Kelolaan Reksadana Campuran Rp26,62 Triliun Oktober 2021, Ini 3 Besar Manajer Investasi

Hanum Kusuma Dewi • 16 Nov 2021

an image
Ilustrasi investasi di reksadana campuran. (Shutterstock)

Insight dan Schroder kembali mempertahankan posisi pertama dan kedua dengan dana kelolaan reksadana campuran terbesar

Bareksa.com - Dana kelolaan maupun unit penyertaan reksadana campuran per akhir Oktober 2021 tercatat turun, bilan dibandingkan dengan angka pada akhir 2020. Sebaliknya, secara bulanan/MoM, unit penyertaan dan dana kelolaan reksadana campuran kompak tumbuh positif.

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report October 2021 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana kelolaan reksadana campuran secara YtD terkoreksi 0,54 persen, menjadi Rp26,62 triliun per akhir Oktober 2021. Namun, kelolaan reksadana campuran tumbuh 3 persen secara bulanan/MoM dan naik 8 persen secara tahunan/YoY.

Dari sisi unit penyertaan, reksadana campuran pada bulan lalu 20,49 miliar unit, terkoreksi 1,36 persen dibandingkan dengan posisi per akhir 2020. Namun, unit penyertaan reksadana campuran tumbuh 1 persen bila dibandingkan dengan posisi per akhir September 2021. 

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report October 2021

Manajer Investasi Jawara Kelolaan

Siapa saja manajer investasi yang menjadi juara kelolaan reksadana campuran bulan lalu? Pada Oktober 2021, Insight (PT Insight Investment Management) dan Schroders Indonesia (PT Schroder Investment Management Indonesia) masing-masing berada di urutan pertama dan kedua.

Keduanya, masing-masing menguasai 18 persen dan 16 persen pangsa pasar dana kelolaan reksadana campuran di industri. Adapun dana kelolaan reksadana campuran Insight dan Schroders Indonesia pada bulan lalu, masing-masing Rp4,79 triliun dan Rp4,34 triliun.

Sementara itu, posisi ketiga masih ditempati Panin AM (PT Panin Asset Management), dengan dana kelolaan reksadana campuran Rp2,65 triliun. 

Daftar 20 manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana campuran terbesar pada Oktober 2021:

Sumber : Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report October 2021

Kemudian, Jarvis AM tercatat yang mengalami pertumbuhan dana kelolaan campuran terbesar secara YtD dan YoY yakni masing-masing mencapai 1218 persen dan 1496 persen.

Investasi Jangka Menengah

Reksadana campuran sendiri adalah reksadana yang memiliki portofolio berisikan saham, obligasi dan pasar uang dengan bobot masing-masing jenis aset tidak lebih dari 79 persen portofolionya.

Reksadana campuran sering direkomendasikan buat pemodal atau investor yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu menengah hingga panjang (3 hingga di atas 5 tahun). Makanya, reksadana campuran menjadi favorit, terutama bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi. Alasannya tak lain karena risikonya yang tidak terlalu besar tapi imbal hasilnya cukup menjanjikan.

Sebagian artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report October 2021. Untuk berlangganan laporan ini sila hubungi marketing@bareksa.com (cc: data@bareksa.com).

(Martina Priyanti/Tim Data/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.