Pasar Saham dan Obligasi Melemah, Pertimbangkan Reksadana Ini

Abdul Malik • 22 Jun 2021

an image
Ilustrasi gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berpengaruh pada kinerja reksadana dan SBN. (Shutterstock)

Pada penutupan perdagangan Senin (21/6/2021), IHSG ditutup melemah 10,867 poin atau minus 0,18 persen di level 5.996

Bareksa.com - Sebagian besar reksadana saham dan reksadana indeks mengalami pelemahan karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih cenderung bergerak turun akibat sentimen lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia pasca Lebaran.

Pada penutupan perdagangan Senin (21/6/2021), IHSG ditutup melemah 10,867 poin atau minus 0,18 persen di level 5.996,25 atau kembali terpuruk di bawah level 6.000. Indeks saham kebanggan nasional tersebut juga anjlok 1,45 persen ke level 6.007,12 sepanjang pekan lalu

Pemerintah sudah mulai menerapkan pengetatan kegiatan masyarakat dengan membatasi jam operasional di pusat keramaian untuk menekan penambahan kasus baru Covid-19. Hal ini diproyeksikan masih akan membatasi pergerakan IHSG.

Menurut analisis Bareksa, lonjakan kasus Covid-19 dalam negeri juga turut mempengaruhi investor melakukan aksi jual di pasar obligasi, ditandai dengan kenaikan imbal hasil obligasi acuan pemerintah yang dalam sepekan terakhir menguat hingga ke level 6,66 persen.

Sepanjang pekan lalu, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) juga mencatatkan penurunan 0,41 persen.

Hal ini mendorong pelemahan mayoritas reksadana pendapatan tetap. Selain itu harga obligasi juga tertekan karena kekhawatiran investor terhadap potensi kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) yang lebih cepat dari perkiraan dan dapat mendorong penguatan imbal hasil obligasi.

Meski pasar saham dan obligasi tertekan, namun beberapa reksadana yang membukukan kinerja positif ini layak untuk dipertimbangkan.

Imbal Hasil Reksadana 1 Tahun (per 21 Juni 2021)

Reksadana Saham

Syailendra Equity Opportunity Fund : 25,67 persen
BNP Paribas Pesona Syariah : 12,86 persen

Reksadana Indeks

Principal Index IDX30 : 7,77 persen
RHB SRI KEHATI Index Fund : 7,44 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 14,44 persen
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 10,35 persen

(Sigma Kinasih/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.