Indeks Saham Melemah, Dua Reksadana Pendapatan Tetap Masih Menguat

Abdul Malik • 24 May 2021

an image
Ilustrasi investasi di reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Sucorinvest Bond Fund dan Capital Fixed Income Fund catat imbal hasil 15,43 persen dan 14,22 persen setahun

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 21 Mei 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : -3,67 persen
Indeks Reksadana Saham : -2,78 persen
Manulife Greater Indonesia Fund : 5,07 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,66 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : -0,16 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -1,19 persen
STAR Balanced II : 0,55 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,6 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -2,11 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,34 persen
TRAM Strategic Plus : 0,76 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,19 persen
MNC Dana Syariah : 0,57 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,25 persen
Sucorinvest Money Market Fund : 0,45 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,19 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,37 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 21 Mei 2021 turun 0,42 persen ke level 5.773,12. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 21/05/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik di level 6,5 persen pada 21 Mei 2021.

Di tengah melemahnya IHSG dan pasar obligasi, masih ada reksadana pendapatan tetap yang  terus bertumbuh. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang baik obligasi negara maupun obligasi korporasi. 

Di aplikasi reksadana Bareksa, terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 15,43 persen dan 14,22 persen dalam kurun waktu satu tahun. Dua reksadana itu adalah Sucorinvest Bond Fund dan Capital Fixed Income Fund yang mayoritas portofolionya adalah obligasi negara.

Reksadana Sucorinvest Bond Fund mencetak imbal hasil (return) 15,43 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode April 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0080 (FR0080), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0087 (FR0087), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0089 (FR0089), Obligasi WSBP01CN2, dan Obligasi WSKT02CN2.

Sedangkan reksadana Capital Fixed Income Fund mencetak imbal hasil (return) 14,22 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode April 2021 adalah Deposito Bank Capital, Deposito BPD Sulut, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0065 (FR0065), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0068 (FR0068), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0077 (FR0077), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0082 (FR0082), SBSN Seri PBS004 (PBS004), SBSN Seri PBS012 (PBS012), dan SBSN Seri PBS026 (PBS026).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(Reynaldi Gumay/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.