Indeks Saham Akumulasi Kenaikan 1,8 Persen, Ini 10 Reksadana Juara Sepekan

Abdul Malik • 18 Jan 2021

an image
Ilustrasi investor berinvestasi di reksadana secara online. (Shutterstock)

Dalam periode 11 – 15 Januari 2021, Indeks Harga Saham Gabungan mengakumulasi kenaikan 1,85 persen ke level 6,373

Bareksa.com - Mengakhiri pekan kedua di Januari 2021, bursa saham Tanah Air berhasil menorehkan kinerja yang positif, meskipun di dua hari terakhir perdagangan pekan lalu mengalami koreksi sehat. Dalam periode 11 – 15 Januari 2021, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakumulasi kenaikan 1,85 persen ke level 6,373.41.

Sepanjang pekan lalu, investor asing juga tampak masih bernafsu memborong aset berisiko dalam negeri yang tercermin dari aksi beli bersih (net foreign buy) senilai Rp4,89 triliun di pasar reguler.

Pekan lalu, sentimen positif berupa dimulainya program vaksinasi Covid-19 di Indonesia menjadi perhatian pelaku pasar. Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan restu untuk menggunakan vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntikkan vaksin.

Dalam unggahannya di Instagram, Jokowi mengatakan dirinya baik-baik saja setelah disuntik dan hanya mengalami gejala ringan yang tidak serius. Setelahnya para jajaran pejabat hingga publik figur pun ikut divaksinasi.

Sentimen lain yang juga turut berkontribusi terhadap naiknya IHSG adalah rencana stimulus fiskal senilai US$1,9 triliun yang diajukan oleh Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Stimulus ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian yang sudah sekarat akibat pandemi Covid-19.

Reksadana Saham Dominasi Imbal Hasil Tertinggi Mingguan

Kondisi pasar saham Indonesia yang menguat tajam pada pekan lalu, tentu secara umum mendorong kinerja reksadana berbasis ekuitas tersebut. Berdasarkan data Bareksa, indeks reksadana saham berhasil menguat 1,3 persen, dan indeks reksadana saham syariah naik 1,78 persen.

Sumber: Bareksa

Berdasarkan reksadana yang tersedia di Bareksa, top 10 imbal hasil (return) pada pekan lalu didominasi oleh produk reksadana saham dengan 8 produk, sementara 2 lainnya merupakan produk reksadana campuran.

Sumber: Bareksa

Kenaikan yang dicatatkan 10 produk tersebut sepanjang pekan lalu terlihat cukup signifikan dengan kisaran 2,79 persen hingga 4,69 persen, jauh mengungguli IHSG yang hanya naik 1,85 persen dalam periode yang sama.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

(KA01/Arief Budiman/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.