Berita / / Artikel

Putut Endro Andanawarih Gantikan Reita Farianti Jadi Dirut BNI Asset Management

• 06 Aug 2020

an image
Putut Endro Andanawarih, CEO BNI AM. (Foto: bni-am.co.id)

Putut menggantikan Reita yang sebelumnya telah menjabat direktur utama BNI-AM selama dua periode

Bareksa.com - Susunan direksi PT BNI Asset Management (BNI-AM), berganti. Putut Endro Andanawarih yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BNI AM, menempati pucuk pimpinan per 30 Juni 2020 sebagai direktur utama menggantikan Reita Farianti. Pergantian itu karena Reita telah menjabat direktur utama BNI-AM selama dua periode.

"Sehingga secara tata kelola perusahaan yang baik (GCG), Bu Reita memang harus digantikan," ujar Juru Bicara BNI-AM, Hindria Listyadi, kepada Bareksa (5/8/2020). 

Hindria memastikan pergantian direksi di BNI-AM adalah proses yang biasa dan tidak ada alasan khusus. Mengutip dari laman resmi BNI-AM, Putut Endro Andanawarih sebelumnya menjabat sebagai Direktur di PT BNI Asset Management sejak penunjukan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Juni 2017.

Sebelum bergabung di BNI-AM, Putut pernah menjabat berbagai posisi senior di antaranya Direktur Pengembangan Bisnis PT Manulife Aset Manajemen Indonesia tahun 2011-2017. Kala itu, Putut mensupervisi tim investasi, pengembangan produk dan komunikasi pemasaran termasuk bidang literasi keuangan bagi investor ritel dan institusi.

Kemudian pada 2003-2011, Putut menjabat sebagai Direktur di PT First State Investment Indonesia membawahi investasi dan marketing. Lalu pada 1994–2003, ditunjuk sebagai sebagai direktur di PT Bahana TCW Investment Management yang tugas khususnya mensupervisi tim investasi dan marketing.

Putut memulai karirnya sebagai fund manager di Bank Niaga tahun 1989- 1992. Putut meraih Sarjana Matematika di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1987 dan Master Keuangan dan Pasar Modal dari University of San Fransisco - USA tahun 1994. Putut juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia (PWMII) periode 2016-2019 dan periode 2019 - 2022.

Keahlian dan pengalamannya di bidang pasar modal telah dimulai sejak tahun 1989. Saat ini, Putut telah memiliki ijin perorangan sebagai Wakil Manajer Investasi (WMI) dari Otoritas Pasar Modal berdasarkan Surat Keputusan No KEP - 1002/PM.211/PJ-WMI/1996 serta izin perpanjangan melalui Surat Keputusan OJK No KEP-49/PM.211/PJ-WMI/2019 tahun 2019.

Selain Putut yang menjadi direktur utama BNI-AM yang baru, posisi direktur BNI-AM kini dijabat Donny Susatio Adjie.Sejatinya Donny menjabat sebagai Direktur PT BNI Asset Management (BNI-AM) sejak Juli 2018.

Sebelum bergabung di BNI-AM, Donny berkarir di PT Danareksa (Persero) sejak Agustus 2017–Juli 2018 dengan jabatan terakhir sebagai Head of Corporate Secretary. Sebelumnya, berkarir di PT Danareksa Investment Management sejak November 2006 – Agustus 2017 dengan menempati berbagai posisi mulai dari Head of Institutional Marketing dan Head of Alternative Investment.  

Donny juga pernah berkarir di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), sebagai lembaga yang dibentuk Pemerintah RI untuk memperbaiki dan penyehatan bank-bank nasional yang dilikuidasi akibat krisis moneter.

Donny lulus sebagai Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia tahun 1992, melanjutkan pre-MBA Program dari LCP International Institute-Azusa California tahun 1993 serta studi hukum di School of Law Washington DC tahun 1994. Meraih gelar Program Hukum di American University School of Law Washington DC tahun 1993-1994. Gelar Litigasi dan Hukum Bisnis di Yan Apul Associate Jakarta tahun 1999.

Tercatat, Donny memiliki izin perorangan sebagai Wakil Manajer Investasi (WMI) dari Otoritas Pasar Modal dengan Keputusan No.KEP-103/PM.211/WMI/2016 tahun 2016. Kemudian memiliki izin perpanjangan WMI sesuai Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No: KEP-80/PMI-2011/PJ-WMI/2018 tahun 2018.

(AM)

***

Ingin berinvestasi yang aman di reksadana dan diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

Tags: