2019 Segera Berakhir, Ini Cara Ukur Keberhasilan Investasi Kamu di Reksadana

Bareksa • 10 Dec 2019

an image
Ilustrasi investor wanita karyawati tersenyum tertawa bahagia happy senang sambil memegang handphone smartphone ponsel di depan laptop untuk melihat hasil investasi reksadana saham obligasi surat utang sukuk tabungan surat berharga negara

Keberhasilan investasi reksadana bisa diukur dari profil risiko masing-masing investor

Bareksa.com – Tahun 2019 tak lama lagi akan berakhir. Bagi Anda yang baru memulai investasi reksadana di tahun ini, maka perlu mengetahui bagaimana mengukur keberhasilan investasi yang sudah dilakukan.

Seperti diketahui, reksadana memiliki beberapa jenis. Setiap jenisnya punya karakter berbeda disesuaikan dengan profil risiko investor yang akhirnya bisa berkaitan dengan jangka waktu investasi yang diperlukan.

Setidaknya ada tiga profil risiko yang bisa Anda pilih dalam berinvestasi reksadana. Di antaranya profil risiko rendah dengan pilihan investasi reksadana pasar uang untuk kebutuhan jangka pendek, profil risiko sedang untuk investasi reksadana pendapatan tetap untuk kebutuhan jangka menengah dan profil risiko agresif dengan investasi reksadana saham untuk kebutuhan jangka panjang.

Profil risiko itulah yang bisa menjadi tolok ukur keberhasilan investasi reksadana Anda. Seperti disampaikan Intermediary Sales Manager PT Trimegah Asset Management Fredy Gunawan kepada Bareksa, Selasa, 10 Desember 2019.

“Yang perlu di perhatikan investor reksadana dalam mereview keberhasilan invetasi secara tahunan adalah profil risiko dari masing-masing individu investor,” ujar Fredy.

Fredy menerangkan, dari profil risiko itu yang perlu diukur salah satunya jangka waktu berinvestasi. Seperti kita tahu, profil risiko rendah bisa berinvestasi jangka pendek dengan kisaran waktu 1-3 tahun. Lalu profil risiko sedang dengan jangka waktu menengah bisa berinvestasi dengan kisaran 3-5 tahun, serta profil risiko agresif bisa berinvestasi jangka panjang dengan waktu lebih dari 5 tahun.

“Perlu diukur juga kebutuhan biaya hidup di masa depan,” tambah Fredy.  

Satu hal lain untuk mengukur seberapa berhasil investasi Anda di reksadana, perlu juga menetapkan target kenaikan return yang diinginkan. Di Bareksa, Anda bisa melakukan simulasi investasi reksadana dengan menggunakan tools kalkulator investasi. Melalui tools itu Anda menetapkan target return disesuaikan dengan investasi bulanan untuk mengetahui jenis reksadana yang bisa dipilih.

Jadi, seberapa berhasilkan investasi reksadana Anda?

Sebagai informasi, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.