FUND BRIEF: IHSG Tembus di 5.800-an, Dongkrak Kinerja Reksa Dana Saham

Bareksa • 03 Jul 2017

an image
Seorang karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Tercatat, indeks reksa dana saham syariah mampu menghasilkan return hingga 4 persen dalam sebulan terakhir ini

Bareksa.com - Berikut reksa dana yang diperdagangkan di Marketplace Reksa Dana Bareksa dengan return tertinggi dalam sebulan terakhir:

1) Reksa Dana Saham : Syailendra Midcap Alpha Fund (39,42 persen)
2) Reksa Dana Saham Syariah : Pratama Syariah (1,91 persen)
3) Reksa Dana Campuran : Syailendra Balanced Opportunity Fund (2,22 persen)
4) Reksa Dana Campuran Syariah : Pratama Syariah Imbang (1,85 persen)
5) Reksa Dana Pendapatan Tetap : Avrist Prime Bond (1,16 persen)
6) Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah : Bahana Mes Syariah Fund (0,83 persen)
7) Reksa Dana Pasar Uang : Sucorinvest Money Market Fund (0,68 persen)
8) Reksa Dana Pasar Uang Syariah : Emco Barokah Syariah (0,53 persen)

Benchmark Reksa Dana:

- Inflasi Mei: 0,39 persen
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp 100 juta dan tenor satu bulan :

> Bank BCA : 0,483 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,333 persen per bulan
> Bank BNI : 0,483 persen per bulan
> Bank BRI : 0,458 persen per bulan

- IHSG: 1,40 persen
- Indeks Reksa Dana Saham : 2,61 persen
- Indeks Reksa Dana Saham Syariah : 4,85 persen
- Indeks Reksa Dana Campuran : 0,99 persen
- Indeks Reksa Dana Campuran Syariah : 0,50 persen
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap : 0,55 persen
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah : 0,17 persen
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang : 0,25 persen
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang Syariah : 0,19 persen

Summary

Perdagangan saham pada tanggal 22 Juni 2017 menjelang libur panjang cuti bersama kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil ditutup pada zona positif ke level 5.829,71 atau naik 0,19 persen. Mayoritas indeks sektoral bergerak positif dengan kenaikan terbesar pada sektor perkebunan sebesar 2,63 persen dan sektor industri dasar sebesar 1,03 persen. 

Tentunya hal tersebut turut mendongkrak kinerja reksa dana berbasis sahams seperti reksa dana saham dan campuran. Rata-rata return Kedua jenis reksa dana ini dalam sebulan terakhir tercatat tumbuh menjadi 2,61 persen dan 0,99 persen. 

Kemudian dipasar obligasi, yield obligasi tenor 10 tahun--sebagai benchmark--meningkat tipis dari 6,78 persen menjadi 6,80 persen. Hal ini menandakan harga oblligasi di pasar cenderung melemah, dimana pergerakan antara yield dan harga obligasi ini saling berbanding terbalik.

Meski begitu, hal tersebut tak lantas membuat kinerja reksa dana pendapatan tetap yang memiliki aset mayoritas obligasi dalam pengelolaan portofolionya, menurun signifikan. Tercatat, indeks reksa dana pendapatan tetap menghasilkan return 0,55 persen dalam sebulan terakhir. 

Adapun reksa dana pasar uang yang memiliki tingkat risiko paling rendah memperlihatkan return stabil dan cenderung meningkat dalam sebulan. Hal ini dikarenakan jenis reksa dana ini menempatkan asetnya pada deposito dan surat utang jangka pendek yang memiliki risiko fluktuasi pasar rendah dibanding instrumen investasi lainnya seperti saham. Dalam sebulan terakhir, indeks reksa dana pasar uang tercatat menghasilkan return 0,25 persen.

**

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana..