FUND BRIEF: IHSG Naik Tipis, Sucor Sharia Fund Cetak Untung 8% Lebih Sebulan

Bareksa • 31 Mar 2017

an image
Seorang jurnalis mengecek pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan komputer tablet di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/7). - (ANTARA FOTO/

Sementara IHSG dan indeks reksa dana saham hanya tercatat menghasilkan return 3,42% & 1,96%

Bareksa.com - Berikut reksa dana yang diperdagangkan di Marketplace Reksa Dana Bareksa dengan return tertinggi dalam sebulan terakhir:

1) Reksa Dana Saham: Sucorinvest Maxi Fund (6,52%)
2) Reksa Dana Saham Syariah: Sucorinvest Sharia Equity Fund (8,19%)
3) Reksa Dana Campuran: Sucorinvest Flexi Fund (5,66%)
4) Reksa Dana Campuran Syariah: Pratama Syariah Imbang (3,29%)
5) Reksa Dana Pendapatan Tetap: kehati Lestari (3,32%)
6) Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: MNC Dana Syariah (3,91%)
7) Reksa Dana Pasar Uang: Sucorinvest Money Market Fund (0,72%)
8) Reksa Dana Pasar Uang Syariah: Emco Barokah Syariah (0,55%)

Benchmark Reksa Dana:

- Inflasi Februari: 0,23%
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan:
> Bank BCA: 0,483% per bulan
> Bank Mandiri: 0,333% per bulan
> Bank BNI: 0,483% per bulan
> Bank BRI: 0,458% per bulan

- IHSG: 3,42%
- Indeks Reksa Dana Saham: 2,79%
- Indeks Reksa Dana Saham Syariah: 3,82%
- Indeks Reksa Dana Campuran: 1,96%
- Indeks Reksa Dana Campuran Syariah: 1,79%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap: 2,01%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: 1,91%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang:0,33%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang Syariah: 0,28%

Summary

Pada perdagangan saham kemarin (Kamis, 30 Maret 2017), indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menguat tipis saat mayoritas indeks global bergerak melemah. IHSG ditutup pada level 5.592,95 atau naik 0,008 persen dari hari sebelumnya. Mayoritas indeks sektoral bergerak positif dengan kenaikan terbesar pada sektor perkebunan dan pertambangan, masing-masing sebesar 0,91 persen dan 0,59 persen. 

Hal ini tentunya turut menopang kinerja reksa dana berbasis saham dalam menghasilkan return. Sebulan ini, indeks reksa dana saham tercatat menghasilkan return 2,79 persen dan indeks reksa dana campuran tercatat menghasilkan return 1,96 persen. 

Seiring dengan pasar saham, harga obligasi di pasar juga tercatat meningkat yang ditandai dengan turunnya yield (imbal hasil) obligasi tenor 10 tahun dari level 7,05 persen menjadi 7,00 persen. Hal ini turut mendongkrak kinerja reksa dana pendapatan tetap yang menjadikan obligasi sebagai aset dasar dalam pengelolaan reksa dana. Tercatat, return indeks reksa dana pendapatan tetap naik menjadi 2,01 persen dalam sebulan terakhir. 

Adapun reksa dana pasar uang yang memiliki tingkat risiko paling rendah memperlihatkan return stabil dan cenderung meningkat dalam sebulan. Hal ini dikarenakan jenis reksa dana ini menempatkan asetnya pada deposito dan surat utang jangka pendek yang memiliki risiko fluktuasi pasar rendah dibanding instrumen investasi lainnya seperti saham. Sebulan, indeks reksa dana pasar uang menghasilkan return 0,33 persen. 

*

Ingin berinvestasi reksa dana?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.