
Bareksa.com - Berikut reksa dana yang diperdagangkan di Marketplace Reksa Dana Bareksa dengan return tertinggi dalam sebulan terakhir:
1) Reksa Dana Saham: Millenium Dynamic Equity Fund (1,90%)
2) Reksa Dana Saham Syariah: Simas Syariah Unggulan (-1,13%)
3) Reksa Dana Campuran: Simas Satu Prima (1,06%)
4) Reksa Dana Campuran Syariah: Simas Syariah Berkembang (0,32%)
5) Reksa Dana Pendapatan Tetap: TRIM Dana Tetap 2 (0,93%)
6) Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: MNC Dana Syariah (0,62%)
7) Reksa Dana Pasar Uang: Maybank GMT Dana Pasar Uang (0,66%)
Benchmark Reksa Dana:
- Inflasi April: -0,45%
- Bunga deposito dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan:
> Bank BCA: 4,75% per tahun
> Bank Mandiri: 4,25% per tahun
> Bank BNI: 4,25% per tahun
> Bank BRI: 4,25% per tahun
- IHSG: -1,91%
- Indeks Reksa Dana Saham: -1,77%
- Indeks Reksa Dana Saham Syariah: -2,86%
- Indeks Reksa Dana Campuran: -1,31%
- Indeks Reksa Dana Campuran Syariah: -2,01%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap: -0,27%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: -0,29%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang: 0,31%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang Syariah: 0,26%
Summary
Pasar saham pada perdagangan senin kemarin (17 Mei 2016) masih mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah ke level 4.731,56 atau turun 0,63 persen. Dimana sektor aneka industri dan manufaktur yang turun sebesar 1,81 persen dan 1,34 persen menjadi pemberat penutupan IHSG berada di zona negatif.
Pelemahan IHSG ini, memberikan dampak penurunan terhadap kinerja reksa dana saham dan campuran dimana kedua jenis reksa dana ini sebagian besar mengalokasikan asetnya pada intrumen investasi saham. Dalam sebulan indeks reksa dana saham dan campuran menghasilkan return negatif masing-masing 1,77 persen dan 1,31 persen.
Pada perdagangan obligasi kemarin juga mengalami pelemahan yang ditandai dengan yield (imbal hasil) obligasi dengan tenor 10 tahun sebagai benchmark mengalami peningkatan menjadi 7,80 persen dari sebelumnya 7,69 persen. pergerakan harga obligasi yang naik ini juga tidak turut meningkatkan kinerja reksa dana pendapatan tetap yang sebagian besar portofolionya berupa obligasi. Justru Indeks reksa dana pendapatan tetap masih tertekan dan menghasilkan return negatif 0,27 persen sebulan.
Reksa dana pasar uang memperlihatkan return stabil dan cenderung meningkat dalam sebulan. Hal ini dikarenakan jenis reksa dana ini menempatkan asetnya pada deposito dan surat utang jangka pendek yang cenderung memiliki risiko fluktuasi pasar yang rendah. Sebulan, indeks reksa dana pasar uang menghasilkan return 0,29 persen.
* * *
Ingin berinvestasi reksa dana?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.