Berita / / Artikel

Di Tengah Fluktuasi IHSG, Pratama Dana Ekuitas Catat Return 47,8% Dalam 3 Tahun

• 19 Dec 2015

an image
Seorang jurnalis mengecek pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan komputer tablet di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/7). - (ANTARA FOTO/

Sejak awal tahun, kinerja reksa dana saham anjlok terimbas penurunan IHSG

Bareksa.com - Tingginya fluktuasi pasar saham saat ini membuat sebagian investor merasa ragu untuk berinvestasi pada reksa dana saham karena khawatir nilai investasinya akan turun. Namun jika dilihat dalam jangka panjang, potensi yang dihasilkan reksa dana saham pun sebenarnya relatif besar.

Seperti yang terjadi pada saat ini. Sejak awal tahun, kinerja reksa dana saham anjlok terimbas penurunan IHSG. Tapi jika ditarik mundur hingga tiga tahun terakhir, kinerja reksa dana saham masih mencatatkan return cukup tinggi.

Berdasarkan data Bareksa, tiga reksa dana yang menghasilkan return tertinggi dalam tiga tahun terakhir adalah reksa dana kelolaan PT Pratama Capital Asset Management. Menariknya, 2 dari 3 reksa dana tersebut dapat dibeli secara online melalui marketplace Bareksa.

Tabel: Reksa Dana Saham dengan Return Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir

Sumber: Bareksa.com

Reksa dana yang mencatat return tertinggi adalah Pratama Equity, sebesar 50,53 persen dalam tiga tahun. Sementara pada posisi kedua dan ketiga merupakan reksa dana yang dapat dibeli di Bareksa, yaitu Dana Pratama Ekuitas dengan return 47,8 persen dan Pratama Saham dengan return 40,04 persen.

Ketiga return reksa dana ini melampaui return yang dihasilkan IHSG sebesar 5,56 persen. Ternyata reksa dana ini mengalokasikan mayoritas portofolio pada saham sektor perbankan. Misalnya saja Dana Pratama Ekuitas, komposisi saham sektor perbankannya mencapai 28 persen dari portofolio. 

Saham sektor perbankan yang menjadi top holding Dana Pratama Ekuitas adalah saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Grafik: Alokasi Aset Dana Pratama Ekuitas

Sumber: Bareksa.com

Sementara itu dari sisi dana kelolaan, ketiga reksa dana ini memiliki dana kelolaan sangat besar. Apalagi Pratama Saham yang dana kelolaannya mencapai Rp735,8 miliar. Berdasarkan barometer Bareksa selama tiga tahun, ketiga reksa dana ini termasuk yang memiliki kinerja sangat baik.

Hal tersebut terlihat dari skala barometer yang lebih dari 4. Barometer ini sejenis indikator yang dibuat Bareksa untuk membantu investor menilai kinerja suatu reksa dana. Barometer ini terdiri dari skala 1 hingga 5. Semakin besar skala yang dimiliki reksa dana tersebut maka semakin baik pula kinerja reksa dana tersebut.

Memang selama 2015, pasar saham sedang menurun terimbas sentimen yang terjadi dari dalam maupun luar negeri. Tapi sebenarnya ini merupakan momen  menarik untuk menambah investasi secara bertahap untuk memaksimalkan keuntungan. Apalagi potensi kenaikan reksa dana saham dalam jangka panjang masih sangat menarik.

***

Butuh bantuan?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Tags: