Berita / / Artikel

Volatilitas Pasar Saham Tinggi, Reksa Dana Syariah Ini Dapat Jadi Pilihan

• 06 Oct 2015

an image
Foto double expose karyawan bekerja di galeri Bursa Efek Jakarta - (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Reksa dana syariah juga terimbas sentimen negatif pasar saham

Bareksa.com - Investasi reksa dana kini makin diminati oleh masyarakat. Bahkan saat pasar saham sedang mengalami volatilitas tinggi saja jumlah pembelian reksa dana terus meningkat. 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, jumlah pembelian bersih reksa dana yang dilakukan investor periode Januari - Juli 2015 mencapai Rp20,77 triliun -- tertinggi sejak 2012, yang terdiri atas pembelian (subscription) senilai Rp122,26 triliun dan penjualan (redemption) Rp101,49 triliun.

Memang, saat volatilitas saham sedang tinggi dan pergerakan pasar modal yang sedang dalam tren menurun ini, reksa dana bisa dijadikan alternatif investasi.  Anda dapat membeli reksa dana dengan harga murah, dan pada saat kondisi pasar kembali pulih, tentu saja return yang Anda dapatkan bisa maksimal.

Tidak hanya reksa dana konvensional saja yang terkena imbas sentimen negatif sehingga mengakibatkan return-nya pada tahun ini menurun, tapi reksa dana syariah juga terkena imbasnya. 

Tapi untuk memanfaatkan peluang mendapatkan reksa dana 'murah' ini, kira-kira reksa dana syariah apa yang memiliki kinerja baik dan dapat dibeli secara online di marketplace Bareksa?

Reksa Dana Saham Syariah

Reksa dana saham syariah yang bisa dijadikan pertimbangan untuk berinvestasi saat fase penurunan pasar saham adalah Cipta Syariah Equity dan TRIM Syariah Saham. Cipta Syariah Equity dikelola oleh PT Ciptadana Asset Management, sedangkan TRIM Syariah Saham dikelola PT Trimegah Asset Management.

Meskipun dalam satu bulan terakhir kinerja reksa dana ini mengalami penurunan dalam, tapi secara historis kedua reksa dana ini memberi return yang cukup tinggi. Nilai aktiva bersih (NAB) per unit Cipta Syariah Equity turun 3,81 persen, sementara TRIM Syariah Saham turun 4,36 persen.

Tetapi dalam lima tahun, kedua reksa dana ini memberi return melebihi return indeks reksa dana saham syariah. Return Cipta Syariah Equity dalam lima tahun terakhir sebesar 34,54 persen, TRIM Syariah Saham sebesar 29,2 persen, sedangkan indeks reksa dana syariah hanya 5,01 persen.

Grafik: Return Cipta Syariah Equity, TRIM Syariah Saham dan Indeks Reksa Dana Saham Syariah dalam 5 Tahun Terakhir

Sumber: Bareksa.com

Reksa Dana Campuran Syariah

Reksa dana jenis ini yang memiliki return cukup tinggi secara historis juga merupakan reksa dana yang dikelola oleh Ciptadana dan Trimegah, yaitu Cipta Syariah Balance dan TRIM Syariah Berimbang.

Sama seperti reksa dana saham syariah, kinerja reksa dana ini juga masih terimbas sentimen dalam dan luar negeri sehingga dalam sebulan terakhir mencatatkan return negatif. NAB per unit Cipta Syariah Balance turun 1,84 persen dan TRIM Syariah Berimbang turun 3,15 persen.

Tetapi dalam lima tahun terakhir, return yang dihasilkan reksa dana ini cukup tinggi. TRIM Syariah Berimbang sebesar 36,86 persen dan Cipta Syariah 18,9 persen, melebihi return rata-rata reksa dana jenis ini yang terangkum dalam indeks reksa dana campuran syariah, yaitu sebesar 13,35 persen.

Grafik: Return Cipta Syariah Balance, TRIM Syariah Berimbang dan Indeks Reksa Dana Campuran Syariah dalam 5 Tahun Terakhir

Sumber: Bareksa.com

Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah

Untuk reksa dana jenis ini, yang memberi return cukup tinggi adalah MNC Dana Syariah. Reksa dana yang dikelola oleh PT MNC Asset Management ini dapat dibeli secara online di Bareksa.

Lesunya pasar obligasi dalam beberapa bulan terakhir menahan laju return dari reksa dana ini. Dalam sebulan terakhir, reksa dana ini bertahan dengan return 0,28 persen. 

Dan secara historis 5 tahun, kinerja reksa dana ini memberikan return 41,24 persen jauh diatas kinerja indeks reksa dana pendapatan tetap syariah sebesar 27,65 persen. 

Grafik: Return MNC Dana Syariah dan Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah dalam 5 Tahun Terakhir

Sumber: Bareksa.com

Itulah beberapa reksa dana yang dapat dijadikan pilihan investasi saat pasar saham sedang menurun. Meskipun kinerja reksa dana di atas secara historis cukup tinggi, tapi kinerja tersebut tidaklah mencerminkan kinerja reksa dana ke depannya.

Anda lebih baik memahami prospektus dan juga laporan kinerja bulanan (fund fact sheet) reksa dana sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada reksa dana tersebut.

***

Anda tertarik berinvestasi reksa dana, produk investasi resmi yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan RI? Jika tertarik, silakan mendaftar menjadi nasabah marketplace reksa dana online terintegrasi Bareksa - Buana Capital dengan mengklik tautan ini.

Jika Anda ingin belajar dan mendalami investasi reksa dana, termasuk bagaimana menggunakan berbagai perangkat onlineuntuk mengukur, membandingkan, dan memonitor reksa dana dengan return terbaik, silakan mengikuti workshop Bareksa Fund Academy online maupun offline. Untuk mendaftar silakan klik tautan ini. GRATIS.

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Tags: