Berita / / Artikel

6 Reksa Dana Bahana TCW Ini Kini Dapat Dibeli Online di Bareksa

• 20 Oct 2015

an image
Direktur BEI Syamsul Hidayat (kiri) memberikan penghargaan "Reksa Dana Pasar Uang Terbaik 2015 " kepada Direktur Utama PT. Bahana TCW Invesment Management Edward Lubis (kanan) di Jakarta, Rabu (4/3). ANTARA FOTO/Mubarok

Produk itu terdiri dari reksa dana pasar uang, saham, pendapatan tetap, dan campuran

Bareksa.com - Hari ini bertambah lagi produk reksa dana yang dijual Buana Capital melalui platform reksa dana online Bareksa.com. Kini enam produk reksa dana yang dikelola oleh PT Bahana TCW Investment Management dapat dibeli secara online di Bareksa.com.

Produk tersebut terdiri dari satu reksa dana pasar uang, satu reksa dana campuran yaitu Bahana Dana Infrastruktur, dua reksa dana saham, yakni Bahana Dana Prima dan Bahana Trailblazer Fund, dan dua reksa dana pendapatan tetap, yaitu Ganesha Abadi dan Kehati Lestari.

Reksa Dana Pasar Uang

Yang baru live untuk jenis ini adalah Bahana Dana Likuid. Dalam satu tahun terakhir, reksa dana yang telah diluncurkan sejak April 2004 ini memberi return 8 persen, lebih tinggi dibandingkan indeks reksa dana pasar uang yang hanya 5 persen.

Grafik: Kinerja Bahana Dana Likuid dibandingkan Indeks Reksa Dana Pasar Uang dalam 1 Tahun

Sumber: Bareksa.com

Berdasarkan fund fact sheet September 2015, reksa dana ini mengalokasikan seluruh asetnya pada instrumen pasar uang atau kas.

Volatilitas reksa dana jenis ini tergolong sangat rendah dan juga termasuk investasi yang aman sehingga dapat menjadi pilihan bagi investor pemula ataupun yang tidak menyukai investasi yang gerak naik-turunnya begitu tajam.

Reksa Dana Campuran

Untuk tipe ini, reksa dana milik Bahana yang tersedia di marketplace Bareksa adalah Bahana Dana Infrastruktur, yang dirilis sejak tahun 1997.

Dalam setahun terakhir, Bahana Dana Infrastruktur membukukan return minus 2,06 persen, lebih rendah dibanding penurunan indeks reksa dana campuran yang mencapai 4,47 persen.

Grafik: Perbandingan Kinerja Bahana Dana Infrastruktur dengan Indeks Reksa Dana Campuran Setahun Terakhir

Sumber: Bareksa.com

Tertera pada fund fact sheet-nya, reksa dana ini mengalokasikan 51 persen dari total asetnya pada saham, 38 persen pada obligasi dan 11 persen pada instrumen lainnya. 

Efek yang memiliki proporsi terbesar dalam portofolionya adalah obligasi pemerintah dengan porsi hingga 21 persen, saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar 7 persen, obligasi Brantas Abipraya (Persero) sebesar 7 persen, dan Obligasi Aneka Tambang dan saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) yang masing-masing memiliki porsi 6 persen.

Reksa dana campuran masih mencatatkan minus negatif dalam setahun terakhir karena penurunan yang cukup dalam pada pasar saham pada beberapa bulan terakhir dan lesunya pasar obligasi.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap milik Bahana yang sudah dapat dibeli melalui Bareksa adalah Kehati Lestari dan Ganesha Abadi. Kehati Lestari - yang telah dirilis sejak tahun 2007 - dalam setahun terakhir memberi return 0,51 persen, lebih rendah dibanding indeks reksa dana pendapatan tetap.

Sementara return dari Ganesha Abadi dalam setahun terakhir sebesar 7,45 persen, lebih tinggi dari indeks reksa dana pendapatan tetap yang memberikan return 4,12 persen.

Grafik: Perbandingan Kinerja Ganesha Abadi, Kehati Lestari, dan Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap dalam 1 Tahun Terakhir

Sumber: Bareksa.com

Dari fund fact sheetnya, terlihat bahwa 99 persen dari aset reksa dana Kehati Lestari dialokasikan pada obligasi pemerintah, dan sisanya pada instrumen lainnya. Sementara Ganesha Abadi menempatkan 50,92 persen pada obligasi pemerintah, 40,27 persen pada obligasi korporasi, 7,73 persen pada instrumen saham, dan sisanya pada instrumen lainnya.

Dalam setahun terakhir, kinerja reksa dana pendapatan tetap masih tertahan terimbas dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Namun semenjak kurs rupiah menguat akhir-akhir ini, pasar obligasi kembali marak dan yield obligasi kembali menurun.

Reksa Dana Saham

Reksa dana Bahana lainnya yang baru live di marketplace Bareksa adalah Bahana Trailblazer Fund yang baru dirilis pada tahun Juni 2013 dan Bahana Dana Prima yang telah dirilis sejak tahun 1996.

Return kedua reksa dana ini dalam setahun terakhir masih lebih rendah dibandingkan IHSG dan indeks reksa dana saham akibat dalamnya penurunan pasar saham dalam beberapa bulan terakhir. Bahana Trailblazer Fund mencatatkan penurunan kinerja hingga 14,95 persen dan Bahana Dana Prima turun 12,38 persen.

Grafik: Perbandingan Kinerja Bahana Dana Prima, Bahana Trailblazer Fund, Indeks Reksa Dana Saham dan IHSG dalam 1 Tahun Terakhir

Sumber: Bareksa.com

Dalam fund fact sheetnya, Bahana Dana Prima mengalokasikan 91 persen dari portofolio pada saham, 8 persen pada instrumen lainnya, dan 1 persen pada obligasi. Saham yang memiliki proporsi terbesar dalam portofolionya adalah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Unilever Tbk (UNVR).

Sementara Bahana Trailblazer Fund mengalokasikan 91 persen dari portofolio pada saham dan sisanya pada instrumen lainnya. Porsi saham sektor properti dan real estate paling banyak proporsinya dalam portofolio. Top holding reksa dana ini adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Acset Indonusa Tbk (ACST), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Bagi Anda yang merupakan risk taker dan bersedia menanggung risko dari volatilitas yang tinggi pada suatu investasi, reksa dana ini dapat dijadikan pilihan investasi. Meskipun saat ini reksa dana saham mengalami penurunan return cukup dalam, tapi saat pasar saham pulih kelak, return yang dihasilkan dapat meningkat berkali-kali lipat. Jadi, saat reksa dana saham mengalami penurunan nilai aktiva bersih (NAB) seperti sekarang, ini adalah momen yang tepat untuk menambah investasi Anda. (Baca juga: Investasi Saat Krisis, Raih Keuntungan Maksimal Saat Ekonomi Pulih)

***

Anda tertarik berinvestasi reksa dana, produk investasi resmi yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan RI? Jika tertarik, silakan mendaftar menjadi nasabah marketplace reksa dana online terintegrasi Bareksa - Buana Capital dengan mengklik tautan ini.

Jika Anda ingin belajar dan mendalami investasi reksa dana, termasuk bagaimana menggunakan berbagai perangkat onlineuntuk mengukur, membandingkan, dan memonitor reksa dana dengan return terbaik, silakan mengikuti workshop Bareksa Fund Academy online maupun offline. Untuk mendaftar silakan klik tautan ini. GRATIS.

Tags: