IHSG Jeblok, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang Asing Sejak Awal 2018

Bareksa • 28 Mar 2018

an image
Seorang karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Turunnya IHSG, seiring keluarnya investor asing yang telah mencapai Rp22,3 triliun, jika dihitung sejak awal tahun

Bareksa.com – Sejak awal tahun 2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah turun 2,3 persen. Hingga penutupan kemarin IHSG ditutup di level 6.209,35 dari sebelumnya 6.355,65. Padahal sebelumnya IHSG sempat berada di level 6.689,29 pada 19 Februari 2018, atau level tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.  

Longsornya IHSG tersebut, seiring keluarnya investor asing yang telah mencapai Rp22,3 triliun dari pasar saham Indonesia, jika dihitung sejak awal tahun.

Arus Dana Asing di IHSG 29 Desember 2017 - 27 Maret 2018

Sumber: Bareksa.com

Dari angka itu, dana asing tercatat keluar paling banyak dari beberapa saham.

Dari pantauan Bareksa, 10 saham yang paling banyak dibuang asing sejak awal 2018 hingga 27 Maret, di antaranya saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp6,59 triliun. Lalu disusul PT Astra Internasional Tbk (ASII) sebanyak Rp3,98 triliun.

Investor asing juga paling banyak keluar dari saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp3,88 triliun.

PT Unilever Indonesia juga dilepas asing hingga Rp2 triliun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp1,64 triliun, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp1,6 triliun serta PT H.M Sampoerna Rp1.15 triliun.

10 Saham Terbanyak Dijual Asing 2 Januari - 28 Maret 2018, Pukul 15.13 WIB

Sumber: Data Perdagangan

Tiga saham lainnya yang masuk ke dalam daftar 10 saham yang paling banyak dijual asing sejak awal tahun adalah PT Perusahaan Gas Tbk (PGAS) senilai Rp1,08 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1,04 triliun dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp639 miliar.

Broker Penjual

Asing paling menjual saham BBRI melalui broker Macquarie Sekuritas (RX) sebanyak 4,1 juta lot saham pada harga rata-rata Rp3.710,4 per saham senilai Rp1,5 triliun.

Melalui UBS Securities (AK), asing juga tercatat melakukan penjualan terbesar kedua saham BBRI, sebanyak 3 juta lot saham atau senilai Rp1,07 triliun

Citi Group Sekuritas (CG) juga tercatat menjual saham BBRI sebanyak 2,9 juta lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,04 triliun.

Sementara itu saham ASII paling banyak dijual asing melalui broker RX sebanyak 1,5 juta lot saham atau senilai Rp1,16 triliun.

JP Morgan Sekuritas (BK) juga menjual saham ASII 1,2 juta lot saham atau senilai Rp944 miliar dan CLSA Indonesia (KZ) Rp841 miliar.

Dari sisi pergerakan harga saham, sejak awal tahun hingga penutupan perdagangan kemarin saham TLKM merupakan saham yang paling jeblok dengan penurunan 19,82 persen.

Pergerakan Saham-saham Terbanyak Dijual Asing 29 Desember 2017 - 27 Maret 2018

Sumber: Bareksa.com

Namun berbeda dengan saham PGAS, meskipun banyak dilepas asing namun harga saham ini masih berhasil meroket hingga 36 persen sejak awal 2018.

Pergerakan Saham-saham Terbanyak Dijual Asing 29 Desember 2017 - 27 Maret 2018

Sumber: Bareksa.com

(AM)