Waskita Karya akan Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun, Ini Analisa Utang WSKT

Bareksa • 06 Sep 2017

an image
Alat berat beroperasi di zona 5 pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan. Pembangunan jalur kereta api ringan ini dilakukan oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Dalam 4 tahun terakhir, Utang obligasi WSKT secara rata-rata telah bertumbuh 72,15 persen

Bareksa.com – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melakukan Penawaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2017 dengan nilai maksimal Rp 3 triliun yang merupakan bagian dari penawaran Obligasi Berkelanjutan III senilai Rp 10 triliun.

Menurut keterangan perseroan Rabu, 6 September 2017, menyebutkan obligasi tahap I ini terdiri dari dua seri yakni seri A dengan jangka waktu 3 tahun dan seri B dengan jangka waktu 5 tahun.

Masa penawaran awal pada 6-19 September 2017 dan masa penawaran umum 2-3 Oktober 2017 dengan pencatatan di BEI diperkirakan pada 9 Oktober 2017.

Fitch Ratings Indonesia memberikan peringkat A- untuk obligasi ini dimana penjamin pelaksana emisi obligasi Bahana Sekuritas, BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas, IndoPremier Sekuritas dan Mandiri Sekuritas dengan wali amanat Bank Mega

Grafik : Pertumbuhan Utang Obligasi WSKT (Rp Triliun)

Sumber : Laporan Keuangan, diolah Bareksa

Merujuk pada laporan keuangan terakhir di kuartal II 2017, utang obligasi (net) Waskita telah mencapai Rp 6,5 triliun yang terdiri atas Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap III Tahun 2017 sebesar Rp 1,65 triliun dengan bunga tetap 8,5 – 9 persen, lalu Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap II Tahun 2016, dengan tingkat bunga tetap 8,5 persen per tahun dengan nilai Rp 900 miliar, Obligasi berkelanjutan II Waskita Karya Tahap I tahun 2016, dengan tingkat bunga tetap 9,25 persen per tahun dengan nilai Rp 2 triliun, dan Obligasi Berkelanjutan I Waskita Karya Tahap II tahun 2015 sebesar Rp 1,5 triliun.