
Bareksa.com - Pada perdagangan hari ini (Senin, 28 Maret 2016) harga saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) anjlok 9,5 persen menjadi Rp105 per lembar dari sebelumnya Rp116 per lembar.
Penurunan harga ini bahkan membuat transaksi jual-beli saham perusahaan batu bara ini terkena penolakan otomatis (auto reject) dengan antrean jual mencapai 328 ribu lot, sedangkan antrean beli nol lot. Auto reject dan penurunan tajam harga saham ini merupakan kali kedua kali untuk saham DOID.
Koreksi saham terjadi setelah harga saham DOID secara kumulatif meningkat signifikan. Harga saham DOID telah melonjak 70 persen dalam waktu satu minggu (14 - 21 Maret 2016). Bahkan dalam rangka cooling down saham DOID sempat disuspen Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Maret (Baca juga: Terlampau Panas, Bursa Suspen Perdagangan Saham DOID)
Grafik: Pergerakan Harga Saham DOID Secara Intraday
Sumber: Bareksa.com
OCBC Securities (TP) terpantau sebagai penjual terbesar saham DOID. TP menjual sebanyak 20 ribu lot dengan harga rata-rata Rp107,5 per saham atau senilai Rp211 juta. Nilai transaksi oleh OCBC setara 19,2 persen jika dibandingkan seluruh transaksi saham DOID yang mencapai Rp1,1 miliar.
Penjual terbesar kedua saham DOID adalah Daewoo Securities (YP) yang melepas 17,7 ribu lot dengan harga rata-rata Rp105,8 per saham atau senilai Rp186 juta.