TEKNIKAL HARI INI: SILO Sentuh Batas Bawah RSI, Akankah Rebound?

Bareksa • 09 Feb 2015

an image
Seorang jurnalis mengecek pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan komputer tablet di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/7). - (ANTARA FOTO/

Saham WSKT, BBNI, dan MNCN berada di area jenuh beli (overbought) berdasarkan RSI

Bareksa.com - Saham SILO secara indikator teknikal Relative Strength Index (RSI) menunjukan berada pada area jenuh jual (oversold) pada hari ini, Senin 9 Februari 2015 sehingga berpotensi mengalami kenaikan. Sementara itu saham WSKT, BBNI, dan MNCN patut dicermati karena mendekati area jenuh beli (overbought) dan memiliki kecenderungan untuk mengalami koreksi harga.

RSI sendiri adalah indikator momentum yang membandingkan besaran kenaikan dan penurunan harga saham dalam rentang nilai 0 sampai 100. Harga saham cenderung turun apabila telah memasuki area overbought dan cenderung naik apabila telah memasuki area oversold.

Suatu saham bisa dikatakan overbought bila mempunyai nilai RSI di atas 70 dan oversold jika di bawah 30. RSI merupakan tolak ukur sederhana dalam melihat kurva teknikal yang dapat digunakan sebagai penyaring (screening) awal dalam memilih saham-saham apa yang bisa dicermati untuk melakukan pembelian dan juga yang perlu diwaspadai untuk melakukan penjualan.

Namun RSI hanya menunjukan kecenderungan, bukan kepastian arah gerakan harga saham kedepan. Pasalnya masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi dari pergerakan harga saham.

Siloam International Hospital

RSI saham PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) yang kini berada di level 27,37. Saham ini dalam beberapa hari terakhir sedang mengalami bearish mood atau tekanan jual yang tinggi tetapi secara teknikal memiliki potensi akan rebound.

Sumber: Bareksa.com

Waskita Karya, Media Nusantara Citra, dan Bank Negara Indonesia

RSI saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) hari ini masing-masing menyentuh titik 75,65 dan 71,05. Dalam satu bulan terakhir RSI kedua saham ini berada disekitar batas atas RSI yang menunjukan sedang dalam keadaan bullish mood atau dorongan beli yang tinggi. Tetapi dalam jangka pendek berpotensi untuk berbalik arah (reversal).

Begitupula dengan saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang kemarin menembus batas atas RSI. Nilai RSI BBNI menyentuh angka 74,17. Meskipun sedang dalam bullish mood, investor diharapkan berhati-hati dalam melakukan pembelian pada saham ini karena memiliki potensi koreksi jangka pendek. (np)

Sumber: Bareksa.com

Disclaimer: Publikasi ini hanya berasal dari satu metode analisa teknikal dan tidak dimaksudkan untuk menjadi dasar keputusan investasi apapun. Investor harus menetapkan sendiri keputusan investasi sesuai dengan strategi dan tujuan investasi.