
Bareksa.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika ditutup melemah ke level Rp11.998 per dolar Amerika, dibandingkan penutupan kemarin yang melemah ke level Rp11.960 per dolar Amerika Serikat.
"Hari ini rupiah sempat melemah hingga Rp12.061 per dolar Amerika," ungkap salah seorang currency trader.
SUN tenor 10 tahun (FR0070) hari ini paling banyak diperdagangkan, yakni mencapai 34 kali. FR0070 terakhir ditransaksikan pada harga 100,95 persen dengan yield 8,23 persen dan volume sekitar Rp20 miliar.
Yield SUN 8,375 persen (Maret 2024) tersebut mengalami kenaikan sekitar 12 bps dibandingkan kemarin yang ditutup pada level 8,11 persen.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan pun mengalami koreksi yang cukup dalam yakni 1,3 persen ke level 5.132,56 akibat aksi profit taking.
Hampir seluruh sektor mengalami koreksi. Sektor properti dan industri dasar terkoreksi paling dalam, yakni masing-masing 2,83 persen dan 2,67 persen. Sedangkan indeks sektor konsumsi mengalami peningkatan 0,73 persen di tengah terkoreksinya seluruh pasar keuangan.
Melemahnya seluruh pasar keuangan mungkin disebabkan oleh adanya sentimen dimana parlemen menyetujui RUU pemilihan ketua daerah dilakukan oleh DPRD.
Akibat sentimen politik ini, investor asing melakukan aksi jual yang terlihat pada penjualan bersih investor asing pada pasar saham yang mencapai Rp1,49 triliun. (NP)