Prediksi Harga Emas Juni 2026, Ini Update Terbaru Proyeksi JPMorgan, UBS & Goldman Sachs

Abdul Malik • 25 May 2026

an image
Ilustrasi prediksi harga emas 2026. (Shutterstock)

Prediksi harga emas Juni 2026 jadi perhatian pasar. Simak update proyeksi JPMorgan, UBS, Goldman Sachs, dan target harga emas terbaru.

Bareksa - Prediksi harga emas bulan Juni 2026 menjadi perhatian pasar, setelah sejumlah bank global memperbarui outlook logam mulia. Ini penting karena proyeksi analis dapat menjadi acuan investor membaca arah safe haven, inflasi, dan suku bunga. Berdasarkan laporan Reuters (18/5) dan data Yahoo Finance (11/5), emas masih diproyeksikan kuat meski menghadapi tekanan jangka pendek.

JPMorgan memangkas proyeksi rata-rata harga emas 2026 menjadi US$5.243 per ons dari sebelumnya US$5.708. Bank investasi itu menyebut minat investor, aktivitas futures COMEX, serta arus dana ETF masih relatif lemah. Namun JPMorgan tetap mempertahankan target harga menuju US$6.000 per ons pada akhir 2026.

Tekanan jangka pendek datang dari kenaikan yield obligasi, ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama, inflasi, dan penguatan dolar AS. Reuters melaporkan harga spot emas telah turun sekitar 14% sejak perang AS-Iran pada 28 Februari 2026 karena pasar mencermati risiko inflasi dan kebijakan Federal Reserve.

Update Prediksi Harga Emas Global

UBS termasuk lembaga yang masih bullish terhadap emas. UBS menaikkan target harga menjadi US$6.200 untuk Juni, dan September 2026. Goldman Sachs memproyeksikan emas menuju US$5.400 pada Desember 2026, sementara Deutsche Bank dan Societe Generale tetap melihat peluang emas menyentuh US$6.000.

Data Yahoo Finance menunjukkan kontrak COMEX Gold Jun 26 (GC=F) berada di US$4.523,20 per ons per 22 Mei 2026, turun 0,42%. Adapun menurut data Investing, harga ems spot menguat 0,91% pada Senin pagi (25/5) pukul 05.18 WIB jadi US$4.550,19 per ons, dibandingkan periode sebelumnya. Harga emas spot naik 0,36% sepekan, turun 3,3% sebulan, merosot 11,5% dalam 3 bulan, namun melesat 9,9% dalam 6 bulan dan meroket 35,5% setahun.  

Meski harga emas terkoreksi dari rekor tertinggi di Januari 2026, sebagian analis masih menilai emas berpotensi ditopang ketidakpastian geopolitik, permintaan bank sentral, dan kekhawatiran inflasi global. Bahkan dalam periode jangka panjang 10 tahun terakhir hingga 2025, emas terbukti melesat 245%. 

Sumber: Yahoo Finance

Untuk prediksi harga emas Juni 2026, pasar diperkirakan akan mencermati arah kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, serta dinamika konflik global. Proyeksi analis menunjukkan pandangan yang beragam, namun mayoritas lembaga besar masih mempertahankan outlook positif untuk emas sepanjang 2026.

Tabel Prediksi Harga Emas 2026 Terbaru

Lembaga
Prediksi 2026
Target Harga
Update

JPMorgan

US$5.243

Menuju US$6.000 akhir 2026

18 Mei 2026

ANZ*

US$5.600

Target US$6.000 diundur ke pertengahan 2027

15 Mei 2026

UBS

-

US$6.200 untuk Maret, Juni, September 2026

29 Jan 2026

Goldman Sachs

-

US$5.400 Desember 2026

22 Jan 2026

Deutsche Bank

US$5.500

US$6.000 pada 2026

26 Jan 2026

Wells Fargo Investment Institute

-

US$6.100–US$6.300 akhir 2026

4 Feb 2026

Morgan Stanley

US$4.600

Bull case US$5.700 H2 2026

23 Jan 2026

Citi Research

US$5.000

Target 0–3 bulan US$5.000

13 Jan 2026

HSBC

US$4.587

US$4.450 akhir 2026

8 Jan 2026

Commerzbank

US$4.900

US$4.800 pertengahan 2026

13 Jan 2026

Sumber: Reuters

Catatan Penting bagi Investor:

  • Prediksi bukan kepastian harga. forecast bank global dapat berubah mengikuti data inflasi, keputusan suku bunga, kondisi geopolitik, dan arus dana pasar global.

  • Harga emas berpotensi volatil dalam jangka pendek. Meski mayoritas lembaga masih positif terhadap outlook emas 2026, pergerakan harian hingga bulanan tetap bisa dipengaruhi yield obligasi AS dan dolar AS.

  • Investor perlu membedakan horizon investasi. Koreksi jangka pendek belum tentu mengubah prospek jangka panjang, sehingga strategi investasi sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

  • Kinerja historis tidak menjamin hasil masa depan. Kenaikan harga emas dalam periode sebelumnya tidak otomatis mencerminkan potensi return ke depan.

  • Diversifikasi tetap penting. Emas dapat menjadi salah satu instrumen lindung nilai (hedging), namun portofolio investasi idealnya tidak hanya bergantung pada satu aset.

Kesimpulan

Prediksi harga emas Juni 2026 masih dipengaruhi kombinasi faktor makro seperti suku bunga, yield obligasi, dolar AS, dan geopolitik. Koreksi harga jangka pendek belum mengubah pandangan positif sebagian besar bank global terhadap emas 2026.

Update proyeksi JPMorgan, UBS, dan Goldman Sachs menunjukkan pasar masih mencermati peluang pemulihan harga emas, meski volatilitas jangka pendek berpotensi tetap tinggi.

FAQ

1. Apakah prediksi harga emas global otomatis sama dengan harga emas di Indonesia?
Tidak selalu. Harga emas domestik juga dipengaruhi kurs rupiah terhadap dolar AS, kebijakan harga produsen emas lokal, serta dinamika pasar dalam negeri.

2. Jika The Fed menurunkan suku bunga, apakah harga emas pasti naik?
Tidak otomatis. Penurunan suku bunga umumnya mendukung emas karena menekan yield obligasi dan dolar AS, tetapi faktor lain seperti inflasi, permintaan safe haven, dan sentimen pasar tetap berpengaruh.

3. Apa perbedaan harga emas spot dan COMEX Gold Futures?
Harga spot mencerminkan harga emas saat ini di pasar global, sedangkan COMEX Gold Futures adalah kontrak berjangka yang mencerminkan ekspektasi pasar terhadap harga emas pada periode tertentu.

4. Mengapa proyeksi antar bank investasi bisa berbeda?
Setiap lembaga menggunakan asumsi makroekonomi, model valuasi, serta pandangan berbeda terkait inflasi, suku bunga, geopolitik, dan permintaan emas global.

5. Apa risiko utama investasi emas pada 2026?
Risiko utamanya antara lain penguatan dolar AS, suku bunga tinggi lebih lama dari perkiraan, kenaikan yield obligasi, serta berkurangnya minat investor terhadap aset safe haven.

Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Fisik Digital Terbaik - Bareksa

Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.

Beli Emas di Sini

Tengang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.