
Bareksa – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi menyatakan tiga manajer investasi tengah menyiapkan produk ETF Emas dengan target peluncuran pada Mei 2026.
Kehadiran instrumen ini dinilai menjadi langkah lanjutan pendalaman pasar modal Indonesia. ETF atau exchange traded fund merupakan produk investasi yang diperdagangkan di bursa layaknya saham.
Dalam produk ini, underlying asset yang digunakan adalah emas fisik yang disimpan di kustodian.
Dengan ETF Emas, investor dapat memperoleh eksposur terhadap harga emas tanpa harus membeli, menyimpan, atau mengamankan logam mulia secara langsung.
Transaksi dilakukan melalui rekening efek seperti membeli saham, sehingga dinilai lebih praktis bagi investor yang sudah aktif di pasar modal.
Rencana peluncuran ETF Emas di tengah meningkatnya minat investor terhadap aset defensif serta tingginya perhatian terhadap diversifikasi portofolio.
“Dalam kondisi pasar yang fluktuatif, emas kerap dipandang sebagai instrumen lindung nilai, sehingga kehadiran ETF Emas berpotensi menarik minat investor ritel maupun institusi,” ungkap Hasan dalam acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana serta Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4).
Selain memberi pilihan produk baru, ETF Emas juga berpotensi menambah variasi instrumen investasi di bursa dan memperluas partisipasi investor.
Langkah ini sejalan dengan agenda regulator untuk memperdalam pasar modal dan memperbesar peran industri investasi domestik.
Rencana peluncuran ETF Emas menunjukkan pasar modal Indonesia terus berkembang dari sisi produk. Jika terealisasi sesuai jadwal, investor akan memiliki alternatif investasi baru yang praktis, likuid, dan terhubung langsung dengan pasar bursa.
1. Apa itu ETF Emas?
ETF Emas adalah produk investasi berbasis emas fisik yang diperdagangkan di bursa seperti saham.
2. Kapan ETF Emas diluncurkan?
OJK menyebut target peluncuran ETF Emas direncanakan pada Mei 2026.
3. Siapa yang menyiapkan produk ini?
Sebanyak tiga manajer investasi disebut tengah mempersiapkan ETF Emas.
4. Apa kelebihan ETF Emas dibanding emas fisik?
Investor bisa mendapat eksposur harga emas tanpa perlu menyimpan logam mulia secara langsung.
5. Apa manfaat ETF Emas bagi pasar modal?
Produk ini dapat menambah pilihan investasi, mendorong diversifikasi portofolio, dan memperdalam pasar modal Indonesia.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.